POJOKSATU.id, CEO JDB Entertainment, Lee Kang Hee, menghadapi tuduhan berselingkuh dengan seorang anggota girl grup. Ini muncul setelah video dirinya dan seorang perempuan muda jalan dan berpelukan di area publik.
CEO tersebut diketahui telah memiliki istri dan anak, sehingga perilakunya menjadi hujatan dari K-Netz.
Kabar perselingkuhan ini pertama kali mencuat pada 17 Juni 2025 saat TenAsia menguak Lee dan member girl group tersebut sering bertemu sendirian setelah jadwal resmi dan terlihat berpegangan tangan dan berpelukan larut malam di depan umum.
Seorang pejabat dari industri pertunjukan mengklaim bahwa Lee sering terlihat menjemput B dalam kendaraan impor mewah dan pergi jalan-jalan pribadi.
Baca Juga: Profil Al Kareem Islamic School, Sekolah Swasta Elit Disegel Disdik Bekasi Usai Diduga Bodong
"Bahkan dalam suasana kelompok, (member girl group itu) selalu duduk di sebelah Lee," ujarnya.
Staf perusahaan baru-baru ini mengetahui perselingkuhan itu. Mengingat beratnya masalah ini, perusahaan saat ini sedang meninjau tindakan disiplin apa yang akan diambil terhadap Lee.
Lee Kang Hee, yang telah menikah dan memiliki seorang istri serta dua orang anak, telah tampil beberapa kali di acara varietas MBC populer 'Point of Omniscient Interfere.
Dia tak mampu menjelaskan apalagi membantah saat dicecar TenAsia. "Saya tidak dapat mengatakan apapun saat ini," ucapnya.
Usai kabar ini merebak, JDB Entertainment menyatakan sedang memverifikasi fakta-fakta seputar tuduhan selingkuh CEO dan member girl group di bawah nauangan mereka.
"Kami dengan tulus meminta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran atas masalah ini," jelasnya.
Belakangan, diketahui selingkuhan CEO itu adalah member grup IHOTEU. Ini adalah grup beranggotakan tiga orang di bawah naungan EFG Music, anak perusahaan JDB Entertainment.
CEO JDB tersebut disebutkan berselingkuh dengan Mina dari IHTOEU. Dan, setelah kabar itu viral, akun media sosial resmi IHOTEU mengumumkan bahwa Mina telah memutuskan untuk keluar dari grup.
Dua anggota lainnya, Negi dan Amu, akan melanjutkan aktivitas grup mereka.
Namun, akun media sosial grup tersebut membuat pengumuman lanjutan tak lama setelahnya, yang menyatakan bahwa semua anggota grup telah memutuskan untuk mengakhiri kontrak mereka dengan EFG Music, dengan alasan "arahan artistik dan kesejahteraan emosional masing-masing".
Selain itu, perusahaan mencatat bahwa CEO saat ini tidak dapat terlibat langsung dalam keputusan ini. Jadi, staf internal bekerja untuk menerapkan langkah-langkah yang diperlukan.
Mengingat situasi saat ini, perusahaan juga memutuskan untuk menghentikan semua kegiatan EFG Music untuk sementara.
Meskipun pemutusan kontrak dan penghentian sementara operasi EFG Music, Negi dan Amuro dipastikan akan memenuhi semua pertunjukan langsung yang dijadwalkan sebelumnya dan kegiatan IHOTEU lainnya.
Baca Juga: Empat Pulau Dikembalikan ke Aceh oleh Presiden, Akademisi UNS Ini Minta Mendagri Tito Dipecat
Agensi akan terus mendukung mereka dalam kegiatan ini dalam lingkup yang disepakati dan sejalan dengan keinginan mereka.
IHOTEU, yang memulai debutnya pada 10 Juni 2024, dengan album tunggal The First Wave, telah membangun reputasi yang baik, terutama karena fokusnya yang kuat pada pertunjukan panggung langsung.
Anggota grup tersebut adalah artis pertama yang menandatangani kontrak dengan EFG Music, label yang diluncurkan oleh JDB Entertainments, perusahaan di balik komedian terkenal seperti Kim Jun Ho dan Kim Dae Hee.
Meskipun kontrak telah berakhir, perusahaan menyatakan akan mendukung dua anggota yang tersisa, Negi dan Amu, dalam setiap pertunjukan langsung atau kegiatan terkait yang akan datang, selama hal itu sejalan dengan keinginan mereka dan dalam lingkup perjanjian sebelumnya. ***

