POJOKSATU.id, SELEBGRAM Lucinta Luna turut bersuara dalam kasus kopi siania, yang kembali heboh setelah tayangan film dokumenter 'Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso' di Netflix.

Lucinta Luna berharap kasus ini bisa menemukan titik seterang-terangnya. Dia membayangkan betapa sakitnya ditahan jika ternyata bukan Jessica Wongso pembunuh Mirna.

Lucinta Luna membandingkan dengan kasus narkobanya pada tahun 2020. Dimana, dia mengaku bahwa dia dipaksa mengakui untuk mengatakan barang haram itu miliknya.

Baca Juga: Larang Fansnya Beri Gift TikTok, Luna Maya : Dipikir Gua Live untuk Dapatin Gitu-gitu Kali ya

Ini disampaikan Lucinta lewat Intagram Story-nya merespon Pocast pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan di YouTube Dedy Corbuzier.

"Sedih banget Om Ded, ini mirip banget sama kisah gua yang dicepuin oknum, disuruh ngakuin barang haram i*ex itu, yang padahal demi Allah bukan milik saya," tulisnya.

Dia menjelaskan ada oknum yang memaksanya mengaku hingga berkas berita acara pemeriksaan (BAP) diubah.

"Dimana keadilan di Indonesia ini, kasihan Jessica Kumala Wongso, dia harus berjuang demi yang bukan kesalahannya," sebutnya.

Baca Juga: Larang Fansnya Beri Gift TikTok, Luna Maya : Dipikir Gua Live untuk Dapatin Gitu-gitu Kali ya

"Semoga berita ini diungkap lagi biar Jessica bebas, karena gua tahu sendiri rasanya waktu gue yang jadi korban tersangka yang dicepuin oknum," sambungnya.

Dia menambahkan saat mendekam di penjara, hatinya sedih, karena bukan dia punya barang haram itu.

"Tapi kalau dari lubuk hati gua ikhlas, karena hukum tabur tuai ada dan roda berputar, karma itu ada," tegasnya.

Baca Juga: Bikin Bangga, Bisma SMASH Persembahkan Medali Perungggu untuk Indonesia di ICU World Cup Seoul 2023

Seperti diketahui, Lucinta Luna dinyatakan bebas dari penjara pada 11 Februari 2021, lewat jalur asimilasi. Dia divonis 1,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat karena penyalahgunaan narkoba pada 30 September 2020 lalu.

Lucinta Luna ditangkap kepolisian pada 11 Februari 2020 bersama ketiga rekannya. Namun, ketiga rekannya tersebut dilepas karena hasil tes urine negatif. ***