POJOKSATU.id, DESAINER Ivan Gunawan menjelaskan alasannya mengenakan pakaian yang dinilai bak perempuan di acara Brownis TransTV. Dimana berujung acara yang dipandunya, Brownis TransTV, disanksi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Ivan Gunawan menjelaskan sejatinya setiap kali syuting Brownis TransTV, apa yang digunakannya selalu ditentukan produser lewat tim wardrobe.
Termasuk, saat Ivan Gunawan menggunakan celana sequeen dan mahkota yang jadi penyebab dirinya dinilai seperti perempuan dan acara Brownis disanksi KPI.
"Kalau pada saat itu produser tidak approve dengan yang aku pakai, dia punya hak komen aku ada di situ, pada saat itu ada CEO Trans dan segala macam," ujarnya dikutip dari channel YouTube-nya, Minggu, 21 Januari 2024.
Dan, penampilan kontroversi itu terjadi perayaan ulang tahun ke-6 Brownis yang ditayangkan secara Live. Saat itu, acara mengusung konsep gaya 60-an.
Dia mengaku tim wardrobe tidak menyiapkan dengan baik konsep tersebut, sehingga dia memakai baju sendiri.
"Aku ceritanya selalu ribut sama orang wardrobe. Orang wardrobe kerjanya enggak welprepare. Kan gue desainer puluhan tahun, gua tahu, gua nanganin artis, gua punya knowledge. Jadi kalau aku di-briefing back to 60's aku reseach dong bajunya seperti apa sih," tuturnya.
Igun-sapaan akrab Ivan Gunawan juga kesal, ketika tim hanya memberi anggaran Rp10 juta untuk konsep 60's tapi untuk keempat host Brownis, termasuk Ruben Onsu, Wendi Cagur, dan Ayu Ting Ting.
Hingga diapun membeli baju dengan biaya sendiri, dan tak disangka pilihannya yang menurutnya sesuai konsep malah disanksi.
"Kekesalan gua sudah double-double. Sudah biaya sendiri itu baju back to 60's. Aku enggak dapat juga uangnya, gedek juga sama orang wardrobe," sebutnya.
Dan, soal mahkota yang dipakai di acara Brownis itu, merupakan penghargaan yang didapatnya saat menjadi national director beauty peagent.
"Mahkota itu aku dapat dari sebuah ajang beauty peagent internasional, dari puluhan national director dunia dan pemenang gua gua, itu prestise," ungkapnya.
Dan, mahkota itu dipakainya di HUT Brownis, karena baru pulang dari luar negeri usai menerima penghargaan tersebut. Sehingga, dia merasa pantas memakainya karena suatu kebanggaan.
"Bukan aku bebencongan, aku pakai mahkota. aku pakai celana syqueenb, memang kenapa cwook enggak boleh pakai celana sequeen, baju itu outfit no gender," ucapnya.
"Gua tahu batasannya, kalau di Bronwis gua pakai rok mini, kemben, itu namanya gua gila. Gua orang pendidikan dan memposisikan seperti apa," pungkas Ivan Gunawan. ***

