POJOKSATU.id, SELEBGRAM Fuji menjadi korban penipuan rekan kerja yang diduga manajernya. Jumlah kerugian tak tanggung-tanggung mencapai Rp1,5 miliar.

Itu adalah hasil kerjanya yang sudah dibayarkan klien, namun tak ditransfer ke Fuji. Selama setahun ini, mantan kekasih Thariq Halilintar itu menahan diri, termasuk ketika fansnya heboh mengapa tak bersama sang manajernya itu lagi sejak tahun lalu.

Nah, kasus seperti Fuji bukan yang pertama di kalangan artis. Banyak yang sudah ditipu oknum manajer artis dan orang kepercayaan seperti asisten dan karyawan.

Siapa saja mereka? Berikut 7 artis yang pernah mengalami nasib serupa;

1. Denny Sumargo

Sang presenter dan pebasket ini terpaksa melaporkan mantan manajernya DA ke polisi, karena mediasi tak berjalan dengan baik pada 2021.

Denny mengalami kerugian Rp700 juta. Modus penipuan yang dilakukan oleh DA adalah dengan meminta klien membayar jasa Denny Sumargo ke rekening pribadinya tanpa sepengetahuan sang artis.

2. Baim Wong

Suami Paula Verhoeven ini berulang kali dikecewakan karyawnanya. Salah satunya, oleh stafnya yang berinisial R, karena nekat membawa kabur dua unit sepeda motor. Dan, kemudian pegawainya yang lain mengambil barang berharga lainnya.

3. Via Vallen

Pedangdut asal Jawa Timur dikecewakan asistennya yang sering memakai bajunya tanpa izin dan banyak barang-barangnya lenyap, baik uang, baju dan lainnya. Total kerugian yang dialami Via mencapai Rp20 juta.

BACA JUGA : Kecewa Hasil Kerja Kerasnya Rp1,5 Miliar Ditilep Eks Rekan Kerja, Fuji Akui Hampir Gila

4. Dewi Perssik

Dewi mengaku ditipu oleh manajernya yang kini telah telah jadi mantan suaminya, Angga Wijaya. Dia menyebut ada penarikan uang puluhan juta sampai Rp100 juta dari rekeningnya. Padahal dirinya tidak ada melakukan itu. Uang itu ditransfer ke rekening atas nama Budianto.

Dia juga mengatakan tanda tangannya dipalsukan. "Aku merasa tidak tanda tangan, dari kemarin yang kerja bukan aku, karena aku bukan orang yang enggak ngerti tentang kontrak," jelasnya.

"Puluhan tahun aku berkarir aku tanda tangan kontrak dulu sebelum bernyanyi, aku harus baca kontraknya. Ini kok aku disuruh nyanyi, (katanya) uang DP udah masuk," jelasnya.

Diduga gara-gara ini juga Angga dan Dewi bercerai. Angga sendiri telah menikah lagi, Jumat (23/6/2023). Namun, komunikasi mereka belum membaik.

5. Pak Tarno

Pengalaman menyedihkan dialami Pak Tarno saat ditipu manajernya beberapa tahun silam. Padahal, tak mudah baginya mengumpulkan uang.

Pak Tarno berniat membeli mobil dan menyerahkan semua uang ratusan juta ke manajernya, namun yang bersangkutan malah kabur. Padahal, saat itu posisinya sudah di dealer mobil.

"Kan sudah di dealer, saya kan percaya, terus saya bayar gitu kan. Eh dikasih, (ke manajer) terus (dia) pulang. Enggak dikasih duitnya (ke dealer) (manajernya) langsung pulang," ujar Pak Tarno di YouTube Deddy Corbuzier. Dia sempat melapor ke polisi, namun belum ada titik terang kasusnya.

6. Gading Marten

AKTOR dan presenter Gading Marten pernah ditipu mantan manajer hingga ratusan juga. Karena tak ada iktikad baik, dia melaporkan masalah tersebut ke polisi.

Gading sejatinya di awal tak ingin memperkarakan kasus ini, namun janji mantan manajer untuk mengembalikan uangnya tak ditepati.

7. Roy Kiyoshi

Roy mengalami kerugian Rp300 juta setelah asistennya membawa kabur uang konsultasi klien. Syahroni nama asisten, selama ini bertugas mengurus orang yang mau konsultasi ke Roy.

Biaya konsultasi itu sejatinya harus ditransfer ke rekening ibunya Roy. Namun, belakangan asistennya melakukan penggelapan dengan cara memberikan jadwal konsultasi di luar sepengetahuan Roy, kemudian meminta klien mentrasnfer uang ke rekening Syahroni. Setelah itu, asistennya menghilang.

8. Magdalena

Food Vlogger ini ditipu karyawannya sendiri inisial G, dengan memalsukan surat hingga pencucian uang. Gara-gara kasus ini, Magdalena mengalami kerugian senilai Rp2,4 miliar.

Karyawannya itu selama ini bertugas sebagai admin endorse. G menjalankan aksinya dengan membuat dua faktur perjanjian untuk endorse. Dia mencantumkan nomor rekening pribadinya pada faktur yang diserahkan kepada klien Magdalena.

"Jadi dia buat dua, satu pakai rekening saya, satu lagi invoice yang diganti nomor rekening dia yang dikasih ke klien. Klien mendapat invoice yang palsu kan, jadi ditansfernya itu ke rekening dia," jelas Magdalena. (nin/pojoksatu)