POJOKSATU.id, SELEBGRAM Rachel Vennya mengungkapkan perasaannya yang kerap kali dihujat atas apapun postingannya, usai kasus kabur dari karantina Covid di tahun 2021.
Rachel Vennya merasa satu negara Indonesia masih membencinya sampai sekarang imbas dari kasus tersebut.
Oleh karena itu, Rachel Vennya merasa terharu bukan kepalang, ketika ada orang yang mengapresiasinya.
Baca Juga: Hasil Japan Open 2023: Jonatan Christie Akhirnya Bisa Revans Atas Wakil Tiongkok
"Gue tuh terharu banget kalau ada orang datangin gue dan bilang kalau dia benar-benar suka sama gue dan gua katanya amazing," tulisnya di akun Threads Instgaram-nya, Kamis, 27 Juli 2023.
Dia merasa selain teman dekat dan keluargnya, semuanya menghujat dan membencinya
"Karena kadang gua ngerasa satu negara ini benci sama gue kecuali teman-teman dan keluarga aja, jadi pas ada orang ngomong gitu (menyukainya) benaran terharu" sambungnya.
Baca Juga: Survei LSN : Prabowo Subianto Mendominasi Kompetitornya, Cawapres Ideal Erick Thohir Mengungguli
Rachel mengaku lebih menyendiri kalau berada di tempat ramai atau acara yang dihadirinya, karena minder.
"Enggak tahu ya, tapi semenjak masalah itu gue selalu ngerasa semua orang benci gue even public figure, jadi suka menyendiri kalau ada event," jelasnya.
Mantan istri Niko Al Hakim ini mengatakan bisa menangis kalau ada orang yang benaran suka dengannya saat ini.
Baca Juga: Keren, Ada Taeyang BIGBANG, Ini Lengkap Daftar Artis Line-up LMAC MUSICFORALL FEST di Bogor
"Kayak gue suka 'I know my place and my bubble' jadi kalau ada orang keren yang menyemangatin tuh terharu lagi. Gua cengeng banget memang," ungkapnya.
Seperti diketahui, Rachel Vennya divonis bersalah melanggar protokol kesehatan era pandemi Covid. Selain itu juga menyuap petugas agar tidak harus karantina.
Rachel Vennya, kekasihnya dan sang manajer dihukum denda dan tidak harus masuk penjara. ***

