POJOKSATU.id, SELEBGRAM Jennifer Coppen mengungkapkan perjalanan hidupnya setelah menjadi single mother, usai meninggalnya sang suami Dali Wassink, pada 18 Juli 2024.

Menyandang status janda, terlebih menjadi seorang ibu pada usia 21 bukanlah rencana dalam hidup Jennifer Coppen. Namun, ketika semua telah terjadi, yang dilakukannya adalah sangat bersyukur atas kehadiran putrinya, Kamari.

Jennifer Coppen mengatakan menjadi ibu mengubah hidupnya, namun sayangnya netizen dengan gampang mencapnya sebagai orang tua yang buruk, hanya gegara liburan tanpa putrinya.

Baca Juga: Daftar Penumpang Kapal Wisatatan yang Tewas Tenggelam di Perairan Bengkulu, 2 Orang Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

Ya, dia baru saja pulang dari liburan di London. Di sana, dia menghabiskan waktu bersama kekasihnya pemain sepak bola tim nasional Indonesia, Justin Hubner. Banyak netizen menghujatnya karena hal itu.

"Dia (Kamari) adalah alasan saya, kebahagiaan saya, mukjizat saya, hadiah sejati dari Tuhan. Tidak peduli seberapa lelah saya, seberapa berat hari-hari terasa, atau seberapa banyak yang harus saya korbankan, saya tidak akan mengubah satu hal pun," ungkapnya lewat postingan Instagram-nya dalam momen perayaan Hari Ibu Internasional yang jatuh pada 11 Mei 2025.

Mencintai, membesarkan dan melihat Kamari tumbuh adalah hal terindah yang pernah Jennifer lakukan.

Baca Juga: Kasus Penipuan Fans Berkedok Private Dinner, Kiki TBA Eks CJR Minta Aldy Maldini Jangan Menghilang :

"Cara dia memandang saya, cara dia membutuhkan saya, cinta itu membuat setiap perjuangan layak dilakukan. Namun di balik setiap senyuman, ada sebuah cerita," sambungnya.

Di balik semua itu, dia mengakui menjadi ibu tunggal harus berjuang melalui patah hati, kehilangan, dan rasa sakit yang kebanyakan orang tidak pernah lihat.

"Saya telah dihakimi, dilabeli, dan dikritik oleh orang-orang yang tidak tahu apa-apa tentang saya. Mereka menyebut saya ibu yang buruk tanpa melihat malam-malam saya yang tidak bisa tidur/istirahat supaya bayi saya bisa mendapatkan apa yang dia butuhkan," ungkapnya.

Baca Juga: Dicap Tak Punya Teman hingga Susah Dapat Jodoh, Ayu Ting Ting : Hati Gua Yakin, Walau Enggak Banyak Pergaulan, Allah Menyiapkan Orang yang Tepat

Haters, lanjutnya, tidak pernah melihat air mata yang diam, hati yang hancur, atau caranya yang terus melanjutkan ketika segala sesuatu di dalam dirinya ingin menyerah.

"Mereka tidak tahu seberapa besar kekuatan yang diperlukan untuk membesarkan seorang anak sendirian sambil berduka, bertahan hidup, dan masih berusaha menjadi versi terbaik dari diri sendiri," tuturnya.

Namun, Jennifer Coppen memahami semuanya telah dilaluinya, bisa dilewatinya dan akan kuat dihadapinya.

"Dan melalui semua itu, cinta saya untuk putri saya tidak pernah goyah. Dia menyelamatkan saya dengan cara yang tidak bisa saya jelaskan. Dia membuat saya menjadi lebih baik, lebih kuat, lebih lembut, lebih berani," ungkapnya.

Baca Juga: RESMI DIRILIS, Jadwal dan Ketentuan Lapor Diri PPG Guru Tertentu Tahap 1 Tahun 2025

"Karena dia (Kamari), saya menemukan tujuan. Karena dia, saya belajar apa arti cinta tanpa syarat yang sebenarnya," timpalnya.

Dia juga mengucapkan Selamat Hari Ibu kepada semua ibu yang memikul segala beban dan tantangan serta memilih bertahan juga berjuang.

"Kami melihatmu. Kami adalah dirimu. Dan kami lebih kuat daripada yang kami tahu," pungkasnya.

Seperti diketahui, Jennifer Coppen dan Justin Hubner membagikan momen kebersamaan mereka di konten ekslusif Instagram.

Gegara hal itu, banyak yang mencap Jennifer terlalu cepat move on dari mendiang suaminya, dan lebih banyak menghabiskan waktu pacaran. ***