POJOKSATU.id - Girl group XG dan agensinya, XGALX, akhirnya merilis pernyataan resmi terkait kasus hukum yang menyeret produser mereka.
Dalam pernyataan yang dibagikan kepada publik, Selasa, 24 Februari 2025, pihak agensi XGALX lebih dulu menyampaikan permintaan maaf atas kekhawatiran yang muncul akibat pemberitaan tersebut.
“Kami dengan tulus meminta maaf atas kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada para penggemar kami, ALPHAZ (fans XG), serta semua pihak terkait akibat laporan terbaru ini," sebut agensi di akun media sosial resmi mereka.
Agensi memastikan akan mempersilahkan pihak kepolisian menjalankan tugas untuk menuntaskan kasus ini.
"Saat ini penyelidikan sedang dilakukan oleh otoritas setempat, dan kami sepenuhnya bekerja sama," tegas agensi.
Pada kesempatan ini, XGALX juga menegaskan bahwa para member XG tidak terlibat dalam kasus tersebut.
“Kami ingin mengklarifikasi bahwa XG tidak terlibat dalam masalah ini dengan cara apa pun. Kami memprioritaskan keselamatan serta kesehatan fisik dan mental para artis kami, dan akan terus memberikan dukungan penuh kepada mereka," jelas XGALX.
Agensi pun meminta pengertian publik dan dukungan berkelanjutan untuk grup tersebut di tengah situasi yang tidak mudah.
Sementara itu, XG secara langsung menyampaikan pesan emosional kepada fandom mereka, ALPHAZ. Grup tersebut mengaku terkejut dan masih berusaha mencerna kabar yang tiba-tiba mencuat.
“Kami sangat terkejut dan bingung dengan berita yang mendadak ini, dan kami masih mencoba memproses semuanya. Di saat seperti ini, kami semakin menyadari betapa besar arti dukungan kalian bagi kami," ungkap XG.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Jemput 12 Warga Jabar Korban TPPO di Maumere, Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan
Mereka menegaskan akan tetap fokus pada musik dan aktivitas grup seperti biasa.
“Seperti yang selalu kami lakukan, kami akan terus mendekati musik kami dengan ketulusan dan mendedikasikan diri sepenuh hati untuk aktivitas kami sebagai XG. Kami ingin menghargai setiap langkah perjalanan ini dan melangkah maju bersama kalian.”
Menutup pernyataannya, XG menyampaikan rasa cinta dan terima kasih kepada para penggemar.
“XG akan terus berjalan di jalannya sendiri, seperti yang selalu kami lakukan. Terima kasih atas dukungan hangat dan berkelanjutan kalian. Kami mencintaimu, ALPHAZ. HESONOO".
Sebelumnya, mantan anggota boy group Dalmatian (DMTN) sekaligus produser girl group XG, JAKOPS (SIMON), dilaporkan ditangkap di Jepang atas dugaan kepemilikan narkoba.
Baca Juga: Pendaftaran TKA SD-SMP 2026 Segera Ditutup, Ini Cara Generate Nopes dan Alur Lengkapnya
Menurut laporan media Jepang seperti TBS, JAKOPS dan tiga orang lainnya tertangkap tangan melanggar Undang-Undang Pengendalian Narkotika Jepang di sebuah hotel di Prefektur Aichi.
JAKOPS, yang saat itu berada di Nagoya untuk konser XG, disebut kedapatan memiliki kokain dan ganja ketika diamankan. Kepolisian Jepang kini tengah menyelidiki bagaimana dan dari mana narkotika tersebut diperoleh.
JAKOPS, yang lahir dari ayah berkebangsaan Korea dan ibu asal Jepang, memulai debutnya sebagai anggota Dalmatian pada 2012.
Setelah beralih ke belakang layar sebagai produser, ia mendirikan label XGALX dan kemudian mendebutkan XG sebagai girl group global.
Pada hari ini, terungkap penyanyi sekaligus produser Korea Selatan, lulusan Berklee College of Music, Chancellor, juga turut diamankan dalam kasus ini.
Dalam penggerebekan tersebut, otoritas menemukan empat paket kokain dan satu paket ganja di kamar hotel tempat mereka menginap.
Kepolisian setempat kini tengah menyelidiki asal-usul narkotika tersebut serta kronologi lengkap peristiwa yang berujung pada penangkapan.
Seperti diketahui, XG, merupakan grup beranggotakan tujuh orang yang debut pada 18 Maret 2022 dengan single digital “Tippy Toes”.
Nama XG awalnya merupakan singkatan dari Xtraordinary Girls dan kemudian diperluas maknanya menjadi Xtraordinary Genes. Seluruh membernya—Jurin (leader), Chisa, Hinata, Harvey, Juria, Maya, dan Cocona—berkebangsaan Jepang, namun mereka menjalani pelatihan dan beraktivitas di Korea Selatan.
Baca Juga: Pencairan THR ASN TNI Polri akan Diumumkan Presiden Prabowo Sepulang dari Amerika Serikat
XG berada di bawah naungan XGALX, label yang didirikan oleh produser JAKOPS dan berafiliasi dengan Avex.
Secara musikal, XG dikenal mengusung warna R&B dan hip-hop dengan mayoritas lirik berbahasa Inggris, serta memperkenalkan istilah “X-POP” untuk menggambarkan identitas mereka yang tidak sepenuhnya K-pop maupun J-pop.
Mini album NEW DNA yang dirilis pada 2023 turut mengukuhkan posisi mereka di berbagai tangga lagu, termasuk Billboard Japan. XG juga mencatat sejarah sebagai artis Jepang pertama yang menembus puncak tangga lagu Hot Trending Songs Billboard Amerika Serikat. ***

