POJOKSATU.id, PRESENTER Denny Sumargo meminta maaf secara publik kepada Agus Salim, korban penyiraman air keras, karenas donasi untuk pengobatan matanya tak berjalan dengan baik, malah menjadi huru hara.
Sebagai pihak yang pertama kali menginisiasi donasi untuk Agus Salim ke penonton Podcast-nya bersama Novianthi Pratiwi, Denny Sumargo merasa gagal, karena pada perjalanannya banyak yang jadi korban.
"Buat Agus, Bang Densu (sapaan akrab Denny Sumargo) minta maaf, kalau tidak bisa maksimal. Sebagai orang yang menengahi, saya jujur, sedih hati saya. Saya bikin Podcast ini buat bantu orang," ujarnya di Podcast-nya, dikutip Pojoksatu.id, Sabtu, 4 Januari 2025.
"Perjalanan saya juga cukup jauh. Saya enggak mau Novi jadi korban, saya enggak mau Agus jadi korban," sambungnya.
Setelah uang donasi Rp1,3 miliar diputuskan akan dialihkan ke korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT), Densu yang akan membantu pengobatan Agus.
"Saya enggak bisa janji apa-apa sama Agus, datang saja ke saya, saya akan bantu pengobatan ke rumah sakit," ucapnya.
Kepada Novi, Densu juga izin pamit, dan tidak akan membuat Podcast lagi membahas soal donasi. Pun meminta maaf karena Novi sampai terseret kasus hukum gegara donasi itu.
"Buat Novi, Bang Densu sekalian pamit, saya bikin podcast buat bantu orang. Dan, Novi salah satu orang yang ingin saya bantu, cuma sayangnya saya enggak bisa bantu lebih banyak, maaf ya," ungkapnya.
Kepada penonton setiap Podcast-nya, suami Olivia ini juga meminta maaf. Sambil menutup Podcast dengan sentilan ke netizen yang mencapnya pengkhianat. Ini lantaran, beredarnya rekaman suara dirinya dan Farhat Abbas membahas Novi.
"Semoga yang saya lakukan bisa memberikan manfaat buat Novi. Saya mohon maaf untuk semua penonton saya, yang kecewa sama saya, karena berlarut-larutnya masalah ini. Donasinya selesai, Sengkuni mohon mpamit," ungkapnya.
Novi juga menyambut ungkapan itu dengan permintaan maaf kepada orang-orang yang jadi salah paham gegara masalah donasi Agus Salim.
"Saya minta maaf ke Bang Densu, Om Bryan (mantan pengacaranya), semua orang-orang yang mungkin pernah ada salah paham sama kita. Saya minta maaf dengan kerendahan hati saya, berharapnya baik-baik saja," sebutnya.
"Karena enggak nyangka, karena kita sudah seperti keluarga, hal-hal yang enggak kita inginkan bisa terjadi, ya ini sudah ada jalannya," ujar Novi. ***

