POJOKSATU.id - Leader BTS, Kim Namjoon alias RM kembali mengeluarkan pernyataan mengejutkan dalam Live teranyar Weverse bersama keenam member lainnya. Dia menyentil pihak perusahaan HYBE.

Ya, RM BTS mengemukakan harapannya agar perusahaan label itu memperlakukan mereka dengan lebih baik jelang comeback grup.

"RM Aku berharap perusahaan kita menunjukkan sedikit lebih banyak kasih sayang kepada kita," ujar RM di tengah Live itu yang membuat para member kaget.

Hanya satu member yaitu Jimin yang langsung merespon dengan tertawa sambil tertunduk sebagai tanda paham yang dimaksud RM.

Baca Juga: Jungkook BTS Curhat Pernah Jatuh Cinta dengan Dancer Bule, Kasih Tak Sampai Gegara Terkendala Bahasa

Lainnya, bertanya mengapa RM sampai berubah itu.

"Kenapa? Kenapa? Kenapa?," tanya J-Hope heran.

Suga juga mempertanyakan hal yang sama, "Apa alasannya (RM berbicara begitu)?".

"Kalian tahu, aku bisanya tak mengatakan hal-hal seperti ini," timpal RM. Ya, ini kali pertama, dia secara terang-terangan mengkritik perlakukan HYBE.

"Apakah tidak ada kasih sayang ke kita akhir-akhir ini?," tanya Suga lagi.

"Aku berharap mereka (HYBE) lebih memperhatikan," tegas RM lagi dan melakukan tos tangan dengan Jimin.

Baca Juga: Kronologi RM BTS Minta Maaf Gegara Live: Mulai dari Curhat Frustasi dan Niat Bubar hingga Terang-terangan Tegur ARMY

Sontak pernyataan itu jadi viral. Bahkan, seorang mantan karyawan Bighit Music, agensi BTS, turut angkat bicara.

Lewat akun Threads-nya @ellychae.official, menyebutkan sangat kaget dengan apa yang diucapkan RM. Namun, dia menilai pasti ada masalah hingga sang leader grup berucap demikian.

"Saya tidak menyaksikannya secara langsung (Live), tetapi setelah melihat pernyataan Namjoon, sebagai mantan karyawan BigHit, saya cukup terkejut. Ketika seorang artis menyampaikan pernyataan sekeras itu, berarti ada masalah internal yang telah lama menumpuk," tulis Elly Chae.

Dia menilai, ketika ketujuh member memutuskan tidak melakukan wajib militer secara bersamaan, ini berbeda dengan harapan perusahaan.

"Pada dasarnya, dari sudut pandang perusahaan, mereka tentu berharap ketujuh anggota masuk militer secara bersamaan, hanya saja kesepakatan tersebut tidak tercapai," timpalnya.

Baca Juga: Tanggapi Hujatan Netizen Gegara Sebut Korban Banjir Aceh Berisik, Dewi Perssik: Saya Membela Pak Presiden, Apa Salahnya?

Elly menuliskan, pada periode ketika seluruh member telah menyelesaikan wajib militer dan seharusnya langsung memulai kembali aktivitas dengan promosi agresif serta persiapan tur dunia, namun banyak masalah terjadi di HYBE.

"Justru terjadi berbagai persoalan secara bersamaan. Mulai dari isu NewJeans dan Direktur Min yang terus berlanjut, penyelidikan kejaksaan terkait pencatatan saham Bang Si-hyuk, hingga fokus besar perusahaan pada pemasaran dan pengangkatan grup-grup pendatang baru seperti Cortis," ungkapnya.

Dia mengatakan, dengan banyaknya persoalan yang muncul secara bersamaan, meskipun perusahaan telah berkembang besar, karakter perusahaan yang sangat bergantung pada persetujuan akhir.

"Dalam situasi ini, BTS kemungkinan merasa terus-menerus dipinggirkan. Dari sudut pandang perusahaan, tujuh member yang merupakan idol awal sekaligus fondasi perusahaan masih diharapkan menjadi mesin pendapatan," tuturnya.

Baca Juga: Hampir 1 Bulan Bencana Banjir Sumatera, 175 Orang Belum Ditemukan Petugas Gabungan

"Tetapi sejauh yang saya ketahui, banyak karyawan yang bekerja dengan serius telah meninggalkan perusahaan, sementara yang tersisa justru para eksekutif yang sibuk dengan politik internal. Dalam kondisi seperti itu, masa depan terasa semakin tidak pasti," pungkasnya.

Postingan Elly Chae ini juga ramai di kalangan penggemar fans BTS. Sebagian sepakat, dan lainnya menggap tidak seharusnya mantan karyawan menambah panas situasi. ***