POJOKSATU.id - Reza Arap membagikan cerita tentang pelecehan seksual yang dialaminya.

Melalui akun Twitternya, Reza Arap menceritakan berbagai peristiwa pelecehan seksual yang sering terjadi pada dirinya.

Mantan suami Wendy Walters ini mengakui bahwa ia sering kali mendapat ciuman paksa oleh para fans.

Bahkan ada fans yang menyentuh area sensitifnya.

"Yah udah nga keitung dimana tiba2 ada cewek lari histeris teriak langsung peluk pegang muka.

Yang lebih parah sampe nyakar, nyubit, maksa cium, atau maksa megang kelamin juga sering.

Baca Juga: Rossa Akhirnya Klarifikasi Gosip Dirinya Berpacaran denga Reza Arap dan Video Viral Dibawakan Bunga Mawar

Whoaa apakah gua tetap ramah? iya- dan juga tidak.

Kalo gua udah nolak agak kasar berarti kamu udah berlebihan hehe.

I still love you but sowwyyyy," ungkap Reza Arap dalam akun Twitternya @yourbae, Selasa (24/10/2023).

Meskipun Reza Arap menolak, ia merasa kesulitan karena pelecehan tersebut sering kali berlanjut.

Namun. sayangnya banyak orang yang tampaknya meremehkan pelecehan ini dan menuduhnya menikmati serta diuntungkan dari situasi tersebut.

"Termasuk pelecehan nga? ya iya. tapi kan semua cuma bakal ngomong 'yailah resiko kali gitu aja ngeluh' atau parahnya– 'tapi enak kan rap?' 'alah ngaku aja lu seneng kan rap' pala bapak kau enak ko***," lanjut Reza Arap.

Reza Arap merasa frustrasi karena merasa bahwa pada akhirnya ia yang disalahkan oleh banyak orang atas pelecehan ini.

Baca Juga: Curhatan Nadin Amizah Alami Pelecehan Seksual, Bagian Dadanya Dipegang Usai Manggung

Ia juga mengungkapkan bahwa pelaku pelecehan ini bukan hanya perempuan saja, melainkan juga ada dari kalangan pria.

Reza Arap mengatakan bahwa dirinya tidak dapat melakukan banyak hal untuk melawan pelecehan semacam itu.

"Gua bisa apa? kalo pas2an kejadian kek gitu terus gua counter, kerekam, rame di sosmed, yang salah ya gua– kan nga ganteng ceunah:)))) mana ada cewek2 itu disalahin," kata Reza Arap.

Dalam curhatannya, Reza Arap menekankan kepada semua orang bahwa dirinya tidak nyaman ketika wajah dan area sensitifnya disentuh tanpa izin.

Ia berharap peristiwa semacam itu tidak terulang lagi.***