POJOKSATU.id – Teaser trailer Selepas Tahalil resmi dirilis dengan tak hanya menyuguhkan suasana mencekam film horor.

Namun juga menyajikan drama yang menguras emosi sampai penyesalan mendalam dalam hubungan keluarga.

Film horor perdana garapan BION Studio ini terinspirasi dari kisah nyata yang viral melalui podcast Lentera Malam.

Film ini menyelami horor yang tumbuh bukan hanya dari dunia gaib, tapi juga dari emosi-emosi manusia yang tidak terselesaikan.

Baca Juga: Tayang 10 Juli, Selepas Tahlil Film Horor Teror Setelah Pemakaman Sang Ayah, Jenazah Bangkit dan Jalan Sendiri dari Surabaya ke Lamongan

Teaser trailer Selepas Tahlil ini seperti membuka babak baru dari teror yang dialami sebuah keluarga.

Setelah sebelumnya lebih dulu dirilis teaser perdana beberapa waktu lalu.

Kali ini, BION Studio tak hanya menampilkan potongan kisah yang memunculkan rasa takut.

Tapi juga menekan sisi paling rapuh dalam hubungan keluarga, yakni penyesalan karena hubungan berjarak dalam keluarga semasa hidup.

Baca Juga: Sinopsis Selepas Tahlil, Film Horor Bikin Merinding dan Menangis Sekaligus Menyayat Hati, Yakin Benar-benar Kenal Orangtua Kita?

Dalam teaser berdurasi 1 menit 52 detik ini, penonton diajak menyelami hubungan 2 karakter utama dengan sosok ayah yang telah tiada.

Yakni Saras (Aghniny Haque) dan Yudhis (Bastian Steel) dengan sang ayah yang diperankan Epy Kusnandar.

Dalam teaser trailer ini, penonton akan dicekam rasa sesal yang dalam dan sunyi yang mungkin terlalu akrab bagi sebagian besar dari kita.

Tepatnya saat orang tua kita menyembunyikan rahasia kelam dengan dalil memberikan rasa aman kepada anaknya.

Aghniny Haque, menjelaskan, hubungan kakak-adik dan ayah dalam film ini dibangun dengan banyak keheningan.

Menurutnya, Saras yang merupakan anak sulung tumbuh dalam tuntutan untuk selalu kuat.

Sebuah karakter yang sering dan banyak dialami perempuan.

Di film ini, Saras digambarkan selama ini berfikir bahwa hubungannya dengan ayahnya sudah sangat dalam.

Baca Juga: Rekor Baru, 'Jumbo' Resmi sebagai Film Indonesia dengan Penonton Terbanyak Sepanjang Masa Kalahkan 'KKN Desa Penari'

"Kenyataanya, jauh dari itu. Saras luput sama ego yang dia bangun sendiri," ungkap Aghniny Haque.

Kisah nyata yang difilmkan ini juga diakui Bastian Steel membuatnya banyak merenung ketika membangun karakter.

Ia menilai, karakter Yudhis kurang lebih seperti kebayakan remaja saat ini.

Dimana mereka selalu merasa biasa saja dengan hubungan keluarganya masing-masing.

"Sampai akhirnya pas kehilangan, baru sadar kalau ternyata aku nggak benar-benar kenal siapa ayahku," beber Bastian Steel.

Baca Juga: Ini Waktunya, Saksikan Mungkin Kita Perlu Waktu, Film Baru Penuh Luka, Harapan, dan Pertanyaan tentang Keluarga

Kisah ini juga membuatnya sadar betapa seorang anak belum tentu kenal sebenar-benarnya dengan orang tuanya.

"Dan hal itu juga buat bikin Bastian mikir, kayak 'aku sudah bener-bener kenal orang tua ku juga nggak ya?'" paparnya.

Dikisahkan, setelah kematian sang ayah, Saras dan Yudhis ingin memberikan penghormatan terakhir.

Namun suasana duka berubah menjadi ruang penuh luka dan pertanyaan yang belum sempat diucapkan.

Narasi penuh sesal dari Saras dan Yudhis menyelimuti adegan demi adegan.

Menampilkan sisi penyesalan dari seorang anak yang mulai menyadari betapa asingnya kehidupan sang ayah di masa lalu.

Adriano Rudiman, sang sutradara menyebut, banyak dari kita yang mungkin tumbuh akrab bersama keluarga.

Akan tetapi faktanya, ternyata sangat jauh secara emosional.

Baca Juga: Tayang Perdana Hari Ini, Film Horor Dasim, Datangkan Teror Jin Perusak Rumah Tangga!

"Teaser trailer dari film Selepas Tahlil bicara soal itu, penyesalan yang datang ketika sudah nggak ada lagi waktu untuk berbicara," ujar dia.

Film Selepas Tahlil akan tayang di bioskop mulai 10 Juli 2025.

Teaser Trailer dan Poster sudah dapat disaksikan hari ini melalui kanal media sosial resmi film Selepas Tahlil.***