POJOKSATU.id, TUDUHAN enam member BTS (RM, Suga, J-Hope, Jimin, V dan Jungkook) terlibat aliran sesat 'Dahn World' karena lulusan Global Cyber University, kembali dibantah.
Kali ini, pihak Dahn Worl sendiri yang angkat bicara. Mereka tidak hanya menegaskan BTS dan HYBE tidak terlibat tapi juga memastikan Dahn Worl bukan aliran sesat.
Dahn World menjelaskan organisasi mereka terdaftar sebagai perusahaan kesejahteraan dan yoga bukan aliran sesat.
Mereka juga akan menempuh jalur hukum jika tuduhan Dahn World sebagai aliran sesat itu terus disebar.
“Dahn World sama sekali tidak memiliki link ke HYBE. Kami berencana mengambil tindakan hukum terhadap kontroversi merugikan yang sedang terjadi. Tolong hentikan tindakan jahat yang diskriminatif terhadap Dahn World. Kami berencana menghapus komentar tersebut tanpa pemberitahuan sebelumnya dan mengambil tindakan hukum,” sebut mereka dalam saluran YouTube resmi, dilansir Kamis, 2 Mei 2024.
Pada keterangan di YouTube, mereka merilis video berjudul 'Posisi Resmi Insiden Hybe Dahn World (Preview)'.
Baca Juga: Fakta Baru Mengejutkan, Jimin BTS Ternyata Keturunan Bangsawan Korea dari Klan Miryang Park
Pihak Dahn World berharap para member BTS lulusan Global Cyber University tidak mengalami kerugian karena fitnah yang disebar di tengah perseteruan CEO Ador, Min Hee Jin dan HYBE.
"Sekali lagi, saya ingin menyatakan bahwa hubungan antara BTS dan Dahn World tidak ada hubungannya," tegas mereka.
Sebelumnya, tuduhan member BTS kecuali Seokjin yang bukan lulusan Global Cyber University menyebar luas, setelah akun-akun anonim membuat threads di X.
Penyebar fitnahan menggunakan foto member BTS yang sempat besama dengan petinggi Global Cyber University yang juga pendiri Dahn World di era debut.
Global Cyber University sendiri sudah membantah keterlibatan member BTS dengan Dahn World. Karena, keenam member masuk kuliah bahkan sebelum debut resmi dengan BTS.
Saat ini, BTS menjadi sasaran berita buruk di tengah perseteruan Min Hee Jin dan HYBE. RM dkk diseret dalam konflik padahal sedang menjalani wajib militer. ***

