POJOKSATU.id - Pesepak bola dunia Jorginho mengungkap pengalaman tidak menyenangkan yang dialami keluarganya saat bertemu penyanyi Chappell Roan saat hendak menghadiri Lollapalooza Brasil 2026.
Melalui unggahan di Instagram, dilansir Minggu, 22 Marety 2026, Jorginho menceritakan secara rinci insiden yang membuat putrinya yang masih berusia 11 tahun menangis, karena perlakukan kasar pengawal Chappell Roan dan sikap cuek sang penyanyi.
Peristiwa itu terjadi ketika istri dan anak Jorginho berada di São Paulo dan menginap di hotel yang sama dengan penyanyi pop Chappell Roan.
Baca Juga: Desak Pemerintah Tinjau Ulang Keterlibatan Indonesia dalam BoP, MUI Bebeberkan Lima Poin Penting Ini
Pemain bola naturalisasi Italia asal Brasil ini menggambarkan bagaimana awalnya sang putri sangat bersemangat sejak pagi hari. Ia bahkan membuat tulisan atau tanda sebagai bentuk kegembiraannya karena berkesempatan melihat langsung sosok idolanya.
“Anak perempuan saya bangun dengan penuh semangat karena ingin melihat artis yang sangat ia kagumi,” tulis Jorginho.
Kesempatan itu datang saat sarapan di hotel, ketika Chappell Roan disebut melintas di dekat meja mereka.
Jorginho menegaskan, putrinya tidak melakukan tindakan berlebihan. Ia hanya berjalan melewati meja sang penyanyi untuk memastikan bahwa orang yang dilihatnya benar-benar idolanya.
Baca Juga: Belanja Lebaran Melejit, Transaksi Jakarta Tembus Rp21 Triliun
Menurutnya, sang anak tidak mendekat, tidak berbicara, apalagi meminta foto atau tanda tangan. Setelah memastikan, ia hanya tersenyum lalu kembali duduk bersama ibunya.
“Dia tidak mengatakan apapun dan tidak meminta apapun,” ungkap Jorginho.
Situasi berubah ketika seorang petugas keamanan menghampiri meja mereka. Jorginho menyebut petugas tersebut berbicara dengan nada tinggi dan menuduh anaknya bersikap tidak sopan serta mengganggu.
Petugas itu bahkan disebut mengancam akan melaporkan istri dan anaknya ke pihak hotel.
“Dia mengatakan anak saya ‘tidak menghormati’ dan ‘melecehkan’ orang lain,” tulisnya.
Baca Juga: Liverpool Siap Korbankan Pencetak 49 Gol Ini Demi Datangkan Anthony Gordon
Jorginho mempertanyakan tuduhan tersebut, mengingat anaknya hanya berjalan lewat dan melihat sekilas.
“Saya tidak mengerti sejak kapan hanya berjalan melewati meja dan melihat seseorang bisa dianggap sebagai pelecehan,” ujarnya.
Insiden tersebut membuat putri Jorginho ketakutan hingga menangis di tempat. Dia menilai perlakuan tersebut tidak pantas, terlebih terhadap anak kecil yang hanya menunjukkan kekaguman.
Sebagai figur publik yang telah lama berkarier di sepak bola, Jorginho menegaskan dirinya memahami batasan interaksi antara penggemar dan publik figur.
“Saya hidup bertahun-tahun dengan sorotan publik dan tahu apa itu rasa hormat serta batasan. Apa yang terjadi saat itu jelas bukan pelanggaran,” tegasnya.
Baca Juga: Tol Jagorawi Tergenang, Sejumlah Lajur Lumpuh dan Rest Area Ditutup
Jorginho juga menyayangkan sikap yang ditunjukkan Chappell dalam kejadian tersebut.
Menurutnya para figur publik seharusnya memahami pentingnya penggemar dalam perjalanan karier mereka.
Menurutnya, pengalaman ini seharusnya menjadi bahan refleksi agar kejadian serupa tidak terulang, terutama terhadap anak-anak.
“Ini hanya seorang anak kecil yang mengagumi seseorang. Sangat menyedihkan melihat perlakuan seperti ini,” tulisnya.
Dia menutup pernyataannya dengan kritik yang cukup tajam untuk Chappell Roan, “Tanpa penggemar, kamu bukan apa-apa. Dan untuk para penggemar, dia tidak pantas mendapatkan kasih sayang itu".
Baca Juga: Tol Jagorawi Tergenang, Sejumlah Lajur Lumpuh dan Rest Area Ditutup
Hingga saat ini, pihak Chappell Roan belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut. ***

