POJOKSATU.id, MOTIF penganiayaan yang dilakukan aktor Pierro Gruno terhadap korban inisial GDS, ternyata dari persoalan sepele. Dimana, Pierro berpendapat korban memandangnya sinis.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Irwandhy menjelaskan kepada wartawan, baik Pierro Gruno dan korban sejatinya menikmati suasana di bar di kawasan Cilandak, masing-masing, pada 30 Juni 2023 malam.
Kemudian, Pierro Gruno mendatangi korban, karena telah tersinggung dengan gesture korban. "Lo lihatin gue sinis, kenapa lo lihatin gua sini," ujar Irwandhy, Jumat, 14 Juli 2023, menirukan ucapan sang aktor dari lokasi kejadian dari keterangan saksi.
Dijelaskan Irwandhy, ketersinggungan Pierro Gruno adalah persepsi sendiri, sementara korban tidak merasa melakukan.
Baca Juga: Nikita Mirzani Unfollow Semua Akun Instagram Para Artis, Ternyata Ini Alasannya
"Dalam hal ini tersangka merasa tersinggung atas gesture korban, karena tersangka merasa sapaan tidak dibalas, merasa tersinggung menghampiri korban, menanyakan kepada korban seperti itu," jelasnya.
"Padahal itu tidak dilakukan korban, itu penilaian subjektif tersangka," sambungnya.
Kemudian, Peirro Gruno mendorong korban dan memukul wajah. "Rekan-rekan korban mencoba melerai tapi tersangka sudah tersulut emosi, melakukan tindkan penganiayaan tersebut," ungkapnya.
Saat kejadian itu, korban dilarikan ke Rumah Sakit Pondoh Indah. Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka-luka.
Baca Juga: 18 Tahun Bersama, Donghae, Eunhyuk dan Kyuhyun Super Junior Hengkang dari SM Entertainment
"Lebam di bagian muka, pelipis kanan, bagian hidung. Dan dari rekam medik yang kami terima korban mengalami fraktur tulang (patah) pada bagian hidung korban, sehingga harus menjalani perawatan lanjutan," tuturnya.
Dari kejadian itu, dari keterangan saksi dan korban serta alat bukti CCTV terdapat kesesuaian hingga Pierro Gruno ditetapkan tersangka dan ditahan.
"Sehinga penyidikan berpatokan terhadap dua alat bukti, keterangan saksi, keterangan surat visum, kemudian penyesuaian barang bukti CCTV, sehingga kami simpulkan adanya dugaan tindak penganiayaan," pungkasnya. ***

