POJOKSATU.id, FOOD VLOGGER Farida Nurhan menjawab pertanyaan netizen soal kondisi payudaranya saat ini yang rata, berbeda dengan sebelumnya. Dia mengakui pernah berbohong, karena sebenarnya pernah memakai implan di bagian dada.

Farida Nurhan juga mengatakan berbohong pernah mengatakan payudaranya asli, padahal memakai implan. Namun, kini telah melepasnya, sehingga kondisi payudaranya tak lagi besar.

"(Kata) Netizen, dulu ditanya Nikita (Mirzani) bilangnya asli, apa aku yang salah dengar?" Enggak, sampean enggak salah dengar, maafin Omay (sapaan Farida Nurhan) pernah bohong," ungkapnya dikutip Pojoksatu.id dari laman Instagram-nya.

Baca Juga: Wajahnya Terlihat Berbeda hingga Jadi Sorotan Netizen, Melly Goeslaw Akui Telah Jalani Oplas

Omay menyebutkan, saat itu harus berbohong karena belum siap menghadapi komentar netizen, saat dirinya jujur pakai implan.

"Dan takut di-bully pada saat itu, sekarang sudah berdamai dengan hati dan diri sendiri, maafin Omay pernah bohong," sebutnya.

Dia mengatakan memakai implan selama tiga tahun, tepatnya saat masa Covid. "Ini implan dari Perancis, ini dipasang selama tiga tahun," jelasnya.

Baca Juga: Data TPG di Info GTK dari Valid Tiba-tiba Berubah Menjadi Tidak Valid dengan Keteragan Memasuki Masa Pensiun, Apa yang Harus Dilakukan? Cek di Sini!

Dan, sekarang implan itu telah dilepas dari payudaranya. Ini dilakukan setelah, Omay merasa kurang nyaman dengan kondisi payudaranya sendiri, jadi tidak percaya meski bagian dadanya besar.

"Kenapa dilepas? Badan Omay tak terima badan montok, enggak pede. Dan, tubuh Omay enggak terima mendesak diangkat. Itu alasan Omay sedatar ini (bentuk payudaranya sekarang), tapi Omay nyaman," tuturnya.

Dia juga mengimbau, kaum perempuan untuk lebih banyak mempertimbangkan jika ingin memasang implan. "Saran Omay mau memasukkan apa-apa (ke tubuh) harus dipikirkan dulu," tegasnya.

Pada postingan lainnya, Omay juga menuliskan renungannya tentang sebaiknya fokus ke kesehatan dan diri sendiri, baru ke yang lainnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Inter Milan vs AC Milan: Derbi Penentu, Siapa Lolos ke Final Coppa Italia?

"Kalau diri sendiri saja enggak kalian pikirin, gimana mau fokus ke orang lain, jangan kebanyakan iya dan minta maaf seperti Omay nanti bisa-bisa di manfaatkan oleh orang lain yang lagi kejepit atau punya watak Udang di balik Rempeyek," bebernya.

Omay mengakui keseringan minta maaf dan berkata iya adalah sifat dan kebiasaan yang dialami oleh orang yang punya trauma level Dewa dalam hidupnya.

"So please jangan kebanyakan iya dan minta maaf kepada siapapun," sambungnya.

Pun, juga tidak perlu membantu orang berlebihan, fokus ke diri sendiri, keluarga yang ada buat kita dan darah daging tentunya.

Baca Juga: Polisi Tangkap Wartawan yang Diduga Mengedarkan Narkoba, Segini Barang Buktinya

"Ingat, kebaikan kita bisa jadi boomerang buat kita sendiri, seperlunya dan seadanya. Teman 1-2 saja cukup, tidak apa dibilang enggak punya teman daripada banyak teman tapi fake, di depan senyum di belakang nusuk," imbaunya.

"Tidak perlu di jauhi tapi seadanya saja, mereka yang muncul dan ngaku teman apalagi sahabat saat kau berada, percayalah kebanyakan yang begini adalah Hama," tegasnya.

Dia mengajak siapa saja untuk menyimpan yang untuk diri sendiri, kebutuhan, masa depan dan hari tua. "Jangan kebanyakan minjamin uang, karena kalau enggak dibalikin itu sakit sekali, walaupun cuman sedikit dan kita sudah ihklas," sebutnya.

"Mending memberi walau cuman sedikit, jangan takut di bilang pelit, uangmu hasil dari kerja kerasmu, jadi nggak usah mikir ini dan itu," timpalnya.

Baca Juga: BKN Ungkap Fakta di Balik Fenomena Pengunduran Diri Ribuan CPNS 2025, 5 Instansi Ini Disebut-sebut Paling Banyak

Terakhir, dia menekankan kebahagiaan kita adalah tanggung jawab kita, bukan orang lain. "Bekerja keraslah, carilah rejeki dan uang halal sebanyak mungkin, ciptakan kebahagiaan dari batinmu sendiri, berbelanjalah, makanlah, liburanlah semaumu. Di amin awet muda luar dan dalam," pungkas Farida Nurhan. ***