enter
POJOKSATU.id, FOOD Vlogger Codeblu kembali menyampaikan permintaan maaf, usai tindakannya menyebarkan informasi palsu tentang tempat kuliner.
Kali ini, terkait kasus dugaan Clairmont Cakes mengirimkan kue nastar berjamur ke panti asuhan. Dimana, Codeblu memviralkannya pada November 2024 lalu.
Teranyar, diketahui, informasi soal kue nastar berjamur itu tidak sepenuhnya benar. Codeblu pun meminta maaf kepada Clairmont lewat postingan video di Instagram-nya, Kamis, 27 Februari 2024.
Permintaan maaf itu disampaikan setelah akun-akun seperti @dhemit_is_back02 juga @SSC_politik yang terus menyoal tindakan Codeblu yang diduga sengaja 'menyerang' pengusaha kuliner lewat review buruk demi keuntungan pribadi.
"Minta maaf kepada brand CT, saya telah menyebarkan berita palsu yang didapat dari sumber bermasalah hingga menimbulkan kerugian bagi pihak CT dan masyarakat Indoesia, meresahkan banyak orang," ujar Codeblu.
Dia berjanji tidak akan mengulangi tindakannya. "Saya minta maaf dan tidak akan saya ulangi lagi hal serupa di masa yang akan datang," ungkapnya.
Sementara itu, Codeblu masih mengunggah postingan tentang kue nastar berjamur itu di Instagram-nya tertanggal 15 November 2024.
Di postingan itu, dia menyebut toko roti itu dengan berbagai sebutan kasar.
Baca Juga: Kapolres Metro Jaktim : Sebelum Tewas dan di Cor, Korban dan Pelaku Sempat Adu Gelut
"Ini bakery kasih makanan sudah rusak, kadaluarsa ke panti aushan, bangs*t, baj*ngan, ini bakery sangat terkenal. Ngirim makanan kue kering tiga kardus kadaluarsa ke panti asuhan, kacau banget," ujarnya.
"Bayangin makanan rusak lu aja enggak mau makan, apalagi anak yatim. Tapi ini kejadian sangat tidak manusiawi, saya serahkan kepada rakyat netizen dalam mendalami," sambungnya.
Dia mengaku mendapat info dari informan tertentu, yang belakangn diketahui sebagai mantan karyawan vendor yang selama ini kerja sama dengan toko itu.
Codeblu mengatakan selain makanan rusak dan kadaluarsa, dapur toko itu kotor, tidak higienis karena banyak tikus.
"Tidak manusiawi, kalau gua jadi pemerintah ketahuan yang begini, bukan cuma gua tutup tapi gua kasih denda dan sanksi sosial," tulis pada caption postingannya.
Ini adalah permintaan maaf kedua, setelah sebelum Codeblu meminta maaf atas chatnya yang beredar mematok harga jutaan rupiah ke pengusaha kuliner untuk men-take down, usai di-review negatif.
Akun @SSC_politik menyebutkan, Codeblu meminta maaf setelah sempat menangis gegara dibuka 'aibnya'.
"Habis nangis mata sembab pake kacamata hitam malem malem. Aalisis hasil investigasi team gabut kaga pernah meleset. Dia cuma dengar dari orang maen langsung viralin tanpa investigasi langsung," tulis akun itu.
Disebutkan, banyak 'korban' yang mengadu terganggu atas tindakan review makanan dan tempat usaha kuliner Codeblu.
"Gue tergantung para korban kalau mau memaafkan yo gue maafin, kalau korbannya minta dijeblosin ya, gue tuntun si Codeblu ke dalam sel nantinya," sebut aku itu.
Sebelumnya, Codeblu menegaskan tidak pernah memeras pengusaha kuliner dan tidak pernah menerima uang dari pemerasan. ***

