POJOKSATU.id, KABAR kurang menyenangkan datang dari Bunga Zainal. Dia curhat ditipu orang terdekatnya. Tak main-main, uangnya lenyap senilai Rp15 miliar.
Bunga Zainal merasakan rasa sakit mendalam dan teramat, karena uang Rp15 miliar itu adalah tabungannya sejak lama untuk Pendidikan masa depan anak-anaknya.
Bunga Zainal mengatakan sudah melaporkan ini ke Polda Metro Jaya sejak 22 Agustus 2024.
"Besar harapan saya pihak kepolisian dapat segera membantu saya untuk menindak lanjuti laporan saya," ungkapnya di laman Instagram-nya, Rabu, 28 Agustus 2024.
Dia mengatakan setiap hari berdoa agar Tuhan membantunya mendapatkan keadilan. "Kami percaya bahwa Tuhan akan membantu orang-orang yang benar," tegasnya.
Bunga mengungkapkan akan sekuat tenaga memperjuangkan keadilan buat anakku. "Tolong bantu kami Polda Metro Jaya, Polda Bali, agar kasus kami bisa segera ditangani. Saya yakin akan ada keadilan buat anak-anak saya dan anak-anak korban yang lainnya," tuturnya.
Diapun meminta maaf ke anak-anaknya, karena uang itu memang untuk masa depan buah hatinya.
"Uang yang aku kumpulkan untuk masa depan anakku. Maafin mami nak, uang yang harusnya untuk sekolah kalian hilang oleh orang yang sangat-sangat dekat dengan kita, bahkan kita sudah anggap keluarga sendiri keluarga sendiri, sesakit itu," jelasnya.
"Mami janji akan kerja sekuat tenaga mami supaya uang kalian kembali," lanjutnya.
Istri Sukhdev Singh ini mengaku kejadian ini sulit dipercaya. Dia kaget bukan kepalang bisa kecolongan oleh orang terdekatnya.
"Semua terasa mimpi, dan kaget arena yang mengjilangkan uang anakku dan menghancurkan nama baikku untuk digunakan modus penipuan adalah orang yang kami anggap keluarga inti," tukasnya.
Baca Juga: Kata MenPAN RB, Honorer K2 Tahun Ini Tuntas, Honorer Tidak Masuk Database BKN DIJAMIN AMAN!
"Tanpa ada rasa bersalah sedikitpun, dia mencoba menjelek-jelekkan saya dan menggunakan dokumen perusahaan saya untuk melakukan aksi penipuan," sebutnya.
Di tengah perasaan hancur lebur, Bunga Zainal berusaha yakin bahwa setiap perbuatan buruk akan berakhir dengan pembalasan setimpal.
"Tuhan tidak tidur, dan saya yakin karma itu ada," pungkasnya. ***

