POJOKSATU.ID- The 1975, adalah band asal Inggris yang terbentuk pada tahun 2002, band ini telah lama menjadi sorotan di dunia musik, apa alasannya? yuk kita simak.

Frontman Matty Healy dikenal sebagai sosok kontroversial yang kerap menjadi pusat perhatian, baik karena aksi nyelenehnya di panggung maupun perdebatan mengenai isu sosial.

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah konflik mereka dengan Malaysia terkait aturan ketat negara itu tentang LGBT.

Namun, dibalik kontroversi tersebut, perjalanan The 1975 di dunia musik adalah sebuah kisah panjang yang penuh dengan dinamika.

Matty Healy, bersama personil lainnya, telah mengalami berbagai perubahan signifikan dalam kehidupan mereka, baik secara pribadi maupun profesional.

Baca Juga: Cerita Penonton Saat Konser Bruno Mars di Jakarta: Paduan Antara Suara Mars yang Sempurna dan Visual yang Menawan Bikin Gagal Move On

Mereka harus meninggalkan gaya hidup pergaulan bebas demi menjaga reputasi band yang semakin dikenal luas.

Salah satu momen penting dalam perjalanan band ini adalah ketika Matty Healy menghadapi kecanduan narkoba dan alkohol yang akut.

Situasi ini hampir saja menghentikan langkah The 1975, tetapi mereka berhasil bangkit dan melanjutkan karier musik dengan karya-karya yang memikat.

Lagu-lagu seperti "Guys" dan "Part of The Band" mencerminkan perjalanan emosional para anggota band dan bagaimana pengalaman hidup mereka terbungkus dalam setiap nada dan lirik yang dihasilkan.

Meski kerap dianggap problematic, penggemar The 1975 tetap setia mengikuti perkembangan band ini.

Baca Juga: Nano Sutiman

Bahkan, ketika mereka membawa Taylor Swift ke panggung London pada Januari 2023 untuk membawakan lagu "Anti-Hero" secara live,penggemar semakin antusias.

Tak lama setelah itu, pada April 2023,The 1975 juga sempat meminta maaf kepada rapper Ice Spice atas insiden yang melibatkan komentar rasis di sebuah podcast.

Namun,kabar mengejutkan datang pada September 2023 ketika Matty Healy mengumumkan bahwa The 1975 akan hiatus dalam waktu yang panjang.

Pengumuman tersebut disampaikan di konser mereka di Sacramento, California, Amerika Serikat.

Healy mengatakan bahwa setelah tur dunia mereka berakhir, The 1975 akan mengambil jeda panjang,yang menimbulkan spekulasi di kalangan penggemar.

Baca Juga: Polemik Akun Kaskus Fufufafa, Sikap Resmi Prabowo Tunggu 20 Oktober Nanti

Tur dunia mereka dijadwalkan berakhir pada 2 Desember 2023 di Seattle untuk wilayah Amerika, sementara di wilayah Inggris dan Eropa, tur akan selesai pada Maret 2024 di Amsterdam.

Meskipun belum ada kejelasan apakah mereka hanya akan hiatus dari konser atau juga berhenti menggarap musik, penggemar berharap bahwa The 1975 akan kembali dengan energi yang lebih baik.

The 1975 telah menjadi simbol perubahan,baik dari segi musik maupun gaya hidup para personilnya.

Setiap lagu yang mereka rilis membawa cerita, emosi, dan pengalaman hidup yang mendalam.

Meskipun sering terjebak dalam kontroversi, band ini terus menghasilkan karya yang diakui dan dicintai oleh jutaan penggemar di seluruh dunia.

Baca Juga: Ramai Soal NATURALISASI, Begini Syarat dan Ketentuannya Menurut Undang-undang di Indonesia dan Aturan FIFA

Hiatus ini mungkin hanya menjadi jeda sementara sebelum mereka kembali dengan kejutan baru yang lebih besar.

Harapan penggemar tentu saja adalah agar The 1975 bisa kembali lebih kuat, lebih solid, dan lebih kreatif dari sebelumnya.

Meskipun mereka telah menghadapi berbagai rintangan, kekuatan musik mereka tetap menjadi hal utama yang membuat The 1975 bertahan di hati para penggemarnya.

Mari kita tunggu dan lihat apa yang akan terjadi dengan The 1975 setelah hiatus ini berakhir!!!