POJOKSATU.ID - Denny Sumargo, atau yang akrab disapa Densu, kembali mencoba menjadi penengah dalam konflik panas antara Agus Salim dan Pratiwi Novianti.
Sebagai sosok yang pertama kali mengangkat isu ini ke publik, Densu merasa bertanggung jawab untuk mencari solusi terbaik.
Ia pun menginisiasi mediasi terbuka dengan harapan kedua belah pihak dapat berdiskusi secara damai. Namun, harapan tersebut pupus setelah Agus Salim absen dari pertemuan yang diadakan pada 15 November 2024.
Ketidakhadiran Agus Salim menjadi penyebab utama gagalnya mediasi. Menurut Densu, suasana mediasi menjadi berat sebelah dan sulit menemukan solusi tanpa kehadiran pihak yang bersangkutan.
“Kalau salah satu pihak absen, mediasi jadi menggantung. Saya juga sudah koordinasi supaya kedua belah pihak berhenti melakukan provokasi,” ungkap Densu dengan nada kecewa.
Kisruh ini bermula dari dana donasi sebesar Rp1,3 miliar yang dikumpulkan untuk membantu pengobatan Agus Salim. Dari pihak Agus, mereka menuntut seluruh dana diserahkan langsung kepada Agus.
Baca Juga: 12 Tahun Bersabar, Mantan Bupati Karawang Cellica Tempuh Jalur Hukum atas Serangan AS
Namun, pihak Pratiwi Novianti sebagai pengelola dana merasa perlu adanya transparansi dan verifikasi penggunaan dana sesuai amanah para donatur.
Rencananya, pihak Pratiwi akan membuat polling resmi untuk menentukan alokasi dana, seperti diserahkan kepada Agus, dikembalikan kepada donatur, atau digunakan untuk penerima manfaat lain.
Agus Salim sendiri menyatakan fokus utamanya saat ini adalah kesehatan. Ia mengaku absen karena kondisi tubuhnya yang menurun usai pemeriksaan di Polda Metro.
“Yang terpenting bagi saya sekarang adalah kesembuhan. Semua konflik ini hanya membuang energi saya,” tegas Agus.***

