POJOKSATU.id, SEMINGGU sudah meninggalnya gitaris band Seringai, Ricky Siahaan. Kini, keluarga yang ditinggalkan mau tidak mau harus belajar ikhlas, meski tidak akan pernah mudah.
Kepergiaan Ricky Siahaan meninggalkan kenangan yang tidak sedikit bagi istrinya Tabita dan sang putri Kara Siahaan.
Keduanya berjanji akan menjalani hidup dengan baik dan membuat bangga Ricky Siahaan.
Lewat postingan Instagram-nya, baik Kara dan Tabita mengungkapkan curahan hati mereka atas kepergiaan Ricky Siahaan.
"Saya tidak bisa benar-benar mengungkapkan kesedihan saya dengan kata-kata, tetapi saya berusaha sekuat tenaga. Kehilangan ayah saya telah meninggalkan ruang dalam hidup saya yang tidak dapat diisi oleh apapun," tulis Kara.
Sebagai anak perempuan, hubungan Kara dengan Ricky sangat dekat. Baginya, sang ayah adalah cinta pertamanya.
"Dia adalah pahlawan pertama saya, pemandu saya yang tetap, dan orang yang cinta dan kebanggaannya membentuk saya menjadi diri saya. Saya merindukannya lebih dari yang bisa dijelaskan oleh kata-kata, tetapi saya membawanya bersama saya, selalu," ungkapnya.
Kepada semua orang yang telah mengulurkan tangan dengan doa, cinta, dan belasungkawa yang terdalam untuk mendiamng ayahnya, Kara mengucapkan terima kasih dari lubuk hatinya.
Baca Juga: Bolak Balik Bermasalah Hukum, Lee Seung Gi Putuskan Hubungan dengan Keluarga Besar Istrinya
"Saya berharap dapat menanggapi masing-masing secara pribadi, tetapi ketahuilah bahwa setiap pesan, setiap panggilan, dan setiap kata baik lebih berarti bagi saya daripada yang dapat saya ungkapkan," tuturnya.
Dan, di tengah semua kesedihan ini, Kara mengenang betapa sangat indah melihat bagaimana ingatan ayahnya menyatukan begitu banyak teman dan keluarga.
"Hidupnya menyentuh begitu banyak orang, dan bahkan dalam kepergiannya, dia menemukan cara untuk menyatukan kembali kami. Terima kasih, Papi, untuk semuanya. Aku akan terus membuatmu bangga," paparnya.
Baca Juga: Kenang Jasa Bunda Iffet, Ridho Slank : Gue Enggak Tahu Gimana Slank Kalau Enggak Ada Bunda
Tabita pada postingannya, mengungkapkan ini adalah minggu yang paling berat baginya.
"Enggak pernah sedikitpun terpintas ini akan terjadi dalam hidup saya, semua seakan berhenti dan perasaan hancur berantakan yang belum pernah saya rasakan. Semua proses ini tidak mudah dan tidak akan pernah mudah," ungkapnya.
Meski begitu, dirinya belajar banyak hal, bahwa perhatian dan kasih sayang dari orang-orang terdekat sangatlah berarti.
"Untuk itu saya mau mengucapkan banyak terima kasih untuk saudara dan teman-teman yang telah bantu mulai dari proses di Jepang hingga Jakarta, begitupun juga semua yang telah hadir di rumah duka dan penguburan untuk memberikan penghormatan kepada Ricky dan memberikan dukungan langsung kepada saya dan Kara," jelasnya.
Baca Juga: Sang Nenek Meninggal Dunia, Jerome Polin Disadarkan Betapa Pentingnya Bermanfaat Bagi Orang Lain
Dia mengakui dukungan dan perhatian sampai hari ini sangatlah berarti buatnya dan Kara.
"Mohon doanya supaya saya dan Kara tetap kuat dalam menghadapi kedukaan ini. Tapi saya percaya bahwa kedukaan ini akan segara berubah menjadi kesukaan dan sukacita. Selamat jalan suamiku, I miss you and I love you forever," tutupnya.
Seperti diketahui, Ricky Siahaan, meninggal pada Sabtu, 19 April 2025 di Tokyo, Jepang.
Lewat postingan Instagram Band Seringai, Minggu, 20 April 2025, membenarkan meninggalnya Ricky Siahaan secara mendadak.
"Ricky Siahaan has left the stage. Gitaris kami, sahabat kami, saudara kami, Ricky, telah berpulang secara mendadak setelah menyelesaikan set di penutupan tur kami di Tokyo, Jepang," tulis band itu. ***

