POJOKSATU.id - Pedangdut Happy Asmara alami kesurupan saat konser di Pasuruan pada Kamis (28/9/2023).

Peristiwa ini terekam kamera dan kemudian videonya viral di media sosial.

Happy Asmara membenarkan peristiwa tersebut dan memberikan klarifikasi melalui Instagram Story di akun pribadinya.

Dia mengaku bahwa dirinya setengah sadar. Dia merasa ada makhluk halus yang masuk ke dalam tubuhnya.

Kronologi kesurupan saat manggung ini dimulai ketika Happy sedang menyanyikan lagu berjudul Dumes.

Baca Juga: Usai Syuting di Rumah Angker, Happy Asmara Kerusupan saat Manggung di Pasuruan, Begini Kronologisnya

Tiba-tiba, lampu panggung padam dan membuat Happy terkejut.

Meski begitu, karena profesionalisme Happy tetap lanjut menyanyi dalam keadaan gelap karena lampu panggung mati. 

Ternyata penyebab matinya lampu panggung adalah karena genset yang meledak.

Happy menjelaskan bahwa ini bukan kali pertama genset mati saat dia tampil di atas panggung.

Dia telah mengalami momen seperti itu beberapa kali sebelumnya.

Penyanyi dangdut ini mengakui bahwa dirinya sensitif terhadap hal-hal yang bersifat mistis.

Happy menjelaskan bahwa selama insiden tersebut, dia merasa fisiknya tidak enak. 

Baca Juga: Kisah Cinta Happy Asmara dan Denny Caknan, 3 Tahun Bersama Akhirnya Kandas di Tengah Jalan

Dia merasa seolah-olah ada yang masuk ke dalam dirinya, namun dia berusaha tetap sadar agar bisa melanjutkan pertunjukan.

Terbukti, selama menyanyikan lagu Dumes ada momen ketika Happy tampak tersenyum dengan cara yang berbeda.

Usai menyanyi, kesadaran Happy pun semakin menurun. Bahkan dirinya sampai teriak dan menolak untuk dipegang. 

Ternyata, Happy Asmara memiliki kedekatan dengan aspek-aspek kehidupan magis dan mahkluk halus.

Pengakuan ini dia sampaikan dalam sebuah siaran langsung di Instagram.

Happy Asmara mengungkapkan bahwa dia pernah menjalani proses ruqyah beberapa tahun yang lalu.

Hal ini disebabkan oleh serangkaian kejadian ketika dia sering mengamuk setiap malam Jumat, terutama saat malam Jumat Kliwon dalam penanggalan Jawa.***