POJOKSATU.id, WIRDA Mansur kembali jadi sorotan media sosial, setelah dituding memiliki utang kepada member aplikasi berbayar yang dibuatnya bertajuk Millenial Anti Bokek (MAB).
Kasus ini menambah panjang deretan kontroversi Wirda Mansur. Sebelumnya, dia pernah dihujat gegara mengaku kuliah di Oxford University, juga soal pernah bertemu grup BTS.
Untuk perkara utang kali ini mencuat, saat salah satu akun X @basoikangro***, menuliskan Tweet berisi dengan judul 'Surat Terbuka untuk Saudari Wirda Mansur'.
Berikut kronologi kasus dugaan utang putri Ustaz Yusuf Mansur itu berawal, akun tersebut menuliskan tweet tertanggal 16 Februari 2025.
"Tolong dibayar utangnya kak, maaf saya viralkan karena kamu diingatin personal kagak digubris.
Story keliling dunia, IP 16, bayar utang enggak," tulisnya.
Baca Juga: Mendadak Dilarikan ke Rumah Sakit, Dohoon TWS Dipastikan Absen dalam Fansign di Tiongkok
Dia mengungkapkan, untuk member yang ingin bergabung dengan komunitas MAB harus membayar Rp100 ribu. Dan, para anggota diperkirakan sampai 90 ribu orang, yang jika dikumulatifkan ada sekira Rp9 miliar dari pendaftaran.
"Kontek utang sama komunitas berbayar yang pernah dia buat, berbayar Rp100 ribu/orang, total member 90 ribu kurang lebih. Hiatus hampir dua tahun, member ditinggalkan tanpa kejelasan," tegas akun itu lagi.
Akun bernama Nanad itu mengatakan, dirinya bukan korban satu-satunya. Dan, tidak ada niatnya panjat sosial dengan mengangkat kasus ini.
"Najis lo yg nuduh gua caper! Gua nahan-nahan ini sudah setahun,berharap ada kejelasan. Selama itu masih cari-cari kejelasannya gimana, tapi ternyata emang enggak ada. Gua ambil sikap, mau sampe kapan dia begitu?," tukasnya.
Baca Juga: Mendadak Dilarikan ke Rumah Sakit, Dohoon TWS Dipastikan Absen dalam Fansign di Tiongkok
Dia juga menyertakan bukti chat para member MAB lainnya. "Cek aja komennya, banyak yang korban merasakan hal yang sama. Sorry kalau reply gua ada yang enggak jelas atau kurang jelas, lo bisa banget tanya lagi ga perlu julid “ga nyambung lo”," tandasnya.
Tak lama persoalan ini, Wirda memberikan klarifikasi tentang apa itu MAB. Dia mengatakan membangun MAB dengan niat baik, agar bisa jadi jalan rezeki, kebaikan, manfaat positif bagi banyak orang.
"Saya paham ada berbagai perspektif di luar sana, dan di sini saya ingin meluruskan hal-hal yang berkembang. MAB sendiri sudah berjalan bertahun-tahun dengan berbagai pelatihan, coach, mentor, live streaming, modul, riyadoh, dan lain-lain," jelasnya di akun Instagram-nya.
Dia berharap bisa terus berbenah dan membangun sistem yang lebih baik. Dan, meminta maaf atas kegaduhan ini.
"Mohon maaf atas segala ketidaknyamanan yang terjadi, dan semoga kita semua bisa menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang lebih bersih," sebutnya.
Dia menurutukan MAB komunitas berbasis afiliasi yang didirikan dengan niat membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi sulit saat pandemik pada saat itu.
Konsepnya memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk mendapatkan penghasilan dari rumah dengan modal minim, melalui sistem affiliate marketing.
"Sejak berdiri pada tahun 2020, hingga awal 2024, MAB telah mengalami banyak perkembangan. Dari yang semula beroperasi dengan web bernama Millenial Anti Bokek (MAB) kemudian berevolusi menjadi MABCommerce, sebuah sistem yang disempurnakan untuk membantu para member dalam menjalankan bisnis berbasis afiliasi," tuturnya.
Namun, kata Wirda, yang membedakan MAB adalah keberadaan online course yang disediakan untuk para anggota.
Dia mengatakan MAB selalu bertujuan sebagai platform edukasi komunikasi mentorship, bukan bisnis investasi atau skema keuangan tertentu.
"Mempertahankan MAB bukan hal yang mudah, karena operasionalnya membutuhkan dana yang tidak sedikit, namun kami optimis MAB bisa bangkit kembali," jelasnya.
Wirda mengakui, saat ini MAB sedang dalam proses untuk bangkit kembali. "Sebab kami juga tidak menetapkan biaya berbayar bulanan, tidak ada. Mohon doanya agar kami hadir kembali dan berjalan dengan sistem yang lebih baik," ungkapnya.
Kejadian ini, lanjutnya, malah membuat pihaknya tambah semangat, bahwa harus bangkit lagi melayani seluruh anggota dan bukan anggota.
Baca Juga: Selamat, Kiky Saputri Melahirkan Bayi Perempuan Tercantik Bernama 'Kayya',
"Kami terbuka untuk mendengarkan pengalaman dan masukan dari teman-teman. Wirda juga enggak kemana-mana, ada di Pesantren Daarul Mansur, sejak empat-lima tahun lalu, diamankahkan oleh Papah Mamah dan Daarul Quran, kapan-kapan kita bikin acara di Pesantren Daarul Mansur untuk MAB Reborn," bebernya.
"Dan, papah mamah selalu mengajarkan untuk terus belajar, bersabar dan baik sangka, termasuk dari persoalan yang muncul, semua izin Allah," pungkas Wirda Mansur. ***

