POJOKSATU.id - Komika Kiky Saputri kembali buka suara soal hujatan yang masih diterimanya akibat perbedaan pilihan politik pada Pemilu 2024. Dimana, dia memilih berada di barisan artis pendukung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Raka Buming.
Dalam curhat yang dibagikan melalui Threads pada Kamis, 20 Agustus 2026, Kiky Saputri mengaku lelah karena terus menjadi sasaran hujatan dan fitnah.
Kiky menyebut dirinya sebenarnya tidak mempermasalahkan perbedaan pilihan politik. Bahkan, menegaskan tidak akan menghujat atau menyumpahi orang lain apabila pilihan politiknya kalah.
Baca Juga: Finalis OSN Nasional 2026 Diumumkan, Cek Jadwal dan Daftar Peserta SMA Sederajat
Namun, dia merasa keberatan ketika perbedaan pilihan tersebut berkembang menjadi fitnah dan hujatan yang menyeret keluarganya, terutama saat anaknya turut menjadi sasaran hingga disumpahi mati.
Di awal Threads-nya, Kiky masih berusaha tenang menanggapi berbagai riuh di media sosial. Dia merasa aneh masih disenggol, saat dirinya disibukkan dengan peran barunya sebagai ibu.
"As always, sudah jadi ibu-ibu yang sibuk menyusui pun, masih tetap di-mention sama teman-teman terkasih. Jika bisa menjadi hiburan untuk teman-teman, aku ikut berbahagia. Tapi jika membuat kalian jadi menghujat dan memfitnah, semoga bisa menjadi ladang pahala. Mohon maaf lahir dan batin," ungkapnya.
Kemudian, dia mengakui lelah, jika harus menghadapi situasi yang sama terus menerus sejak 2024.
“Tapi rasanya lelah sekali digoreng sana sini, difitnah terhadap sesuatu yg tidak sesuai dengan konteks & kebenarannya. Apalagi sampai menghujat dan menyumpahi anak mati,” lanjutnya.
Dia juga merespon, beberapa netizen yang menyarankannya untuk tidak menuliskan kata maaf.
“Sebenarnya memang tidak perlu meminta maaf kak, karena ini negara demokrasi. Pun suatu hari pilihan saya kalah, saya tidak akan menghujat bahkan menyumpah serapah teman-teman yang pilihannya menang,” tulis Kiky.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan 20 Sekolah Unggul Garuda Transformasi Baru pada 2027, Total Jadi 80 SUGT
Menurut Kiky, sebagai manusia dirinya tetap merasa perlu meminta maaf apabila pernah melakukan kesalahan. Namun, ia menyerahkan kepada masing-masing orang jika setelah permintaan maaf tersebut masih memilih untuk menghujat dan memfitnah.
“Tugas saya sebagai manusia adalah meminta maaf, jika mereka tetap memilih menghujat dan memfitnah, itu kembali lagi kepada pilihan mereka,” sambungnya.
Dalam unggahan lainnya, Kiky menegaskan bahwa dirinya selama ini lebih banyak memilih diam ketika mendapat berbagai tudingan dan komentar negatif.
Baca Juga: Perwira Polri Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penipuan Investasi Emas
Ia mengaku pernah dituding sebagai buzzer, mendapat sebutan tertentu setelah menjadi co-host dalam sebuah acara Podcast, hingga dibenci karena memiliki pilihan politik yang berbeda.
“Selama ini saya difitnah jadi buzzer, saya DIAM. Saya dibilang termul hanya karena jadi cohost di acara podcast, saya DIAM. Saya dibenci hanya karena berbeda pilihan politik, saya juga DIAM,” tulis Kiky.
Ibu satu anak ini juga menyadari bahwa perbedaan pilihan politik membuat sebagian orang kecewa kepadanya. Namun, ia meminta agar kritik tidak berubah menjadi hujatan dan fitnah.
“Sampai detik ini. Saya menyadari betul banyak orang yang merasa kecewa dengan saya karena kita berbeda pilihan politik. Tapi saya juga lelah meladeni orang-orang yg menghujat dan memfitnah tanpa mau cari tau konteks awal dan kebenarannya seperti apa, bahkan sampai menyumpahi anak saya mati,” ungkapnya.
Baca Juga: Potongan Video KDM Kena Marah Ibu-ibu Viral Lagi, Niat Mau Bantu Lansia Marah Diusir Menantunya
Kiky menutup curhatnya dengan kembali menyampaikan permintaan maaf kepada orang-orang yang merasa pernah tersakiti oleh ucapan maupun tindakannya.
“Saya minta maaf sebesar-besarnya atas kata-kata dan tindakan saya yang pernah menyakiti teman-teman semua. Mohon maaf lahir dan batin,” tulis Kiky.
Meski demikian, Kiky menegaskan bahwa dirinya ingin kembali menjalani aktivitas seperti biasa. Bahkan menyebut akan kembali mencari bahan candaan dari berbagai hal yang ditemuinya.
“Saya mau kembali menyelam dan mencari jokes jokes pasien berjalan disini. I love you, Wassalamualaikum,” tutupnya. ***

