POJOKSATU.ID - Aktris multitalenta, Maudi Ayunda mengungkap bahwa jika ia menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Indonesia maka akan menghapus soal pilihan ganda.
Maudy Ayunda mengatakan ingin mengubah assessment atau evaluasi pendidikan yang menurutnya sebagai proses penting dalam sistem pendidikan.
Menurutnya, menerapkan assessment dalam bentuk open ended question akan jauh lebih baik dibanding dengan multiple choice atau pilihan ganda.
Baca Juga: Inge Anugrah Girang Jalan-jalan ke Lombok, Usai Resmi Menyandang Status Janda Ari Wibowo
Kata Maudy Ayunda, jika assessment-nya itu open ended question dan bukan multiple choice, pasti murid juga belajarnya beda.
Guru juga akan mengajar dengan beda, dan akhirnya yang di-grading critical thinking dan analyzing atau berpikir kritis dan analisis dibandingkan dengan memorization atau menghapal.
Dengan mengubah soal ujian atau evaluasi menjadi esai, menurut Maudy itu akan memberi banyak perubahan. Bukan hanya berpengaruh bagi siswa ataupun guru, tapi juga orangtua siswa.
Baca Juga: Daftar Juara Hongkong Open 2023, Lengkap Jumlah Uang Hadiah yang Dibawa Pulang
Karena assessment itu menyaring yang akhirnya mempengaruhi cara guru mengajar.
Terlepas dari keinginannya itu, ada hal yang jauh lebih besar ingin Maudy capai seandainya dia menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Yaitu membangun budaya cinta belajar di Indonesia.
Terdengar sederhana memang, tapi menurutnya dari hal sederhana itu bisa memberi pengaruh yang besar dalam dunia pendidikan. Kata Maudy, sesuatu yang kecil menurutnya bisa revolusioner.
Baca Juga: Jenderal Widodo yang Tersingkir, Didepak Soeharto Karena Dianggap Bisa Menyaingi Ketokohannya
Nama Maudy Ayunda tentu familiar untuk didengar, apalagi ia adalah aktris muda berbakat dengan banyak prestasi.
Bisa dibilang bahwa Maudy Ayunda adalah salah satu kebanggaan Indonesia. Tidak hanya sukses di bidang entertainment. Maudy juga tidak meninggalkan dunia pendidikan.
Ayunda Faza Maudya atau yang dikenal dengan nama Maudy Ayunda lahir di Jakarta, pada 19 Desember 1994. Beberapa hobi Maudy Ayunda antara lain adalah menulis, bernyanyi, berenang dan bermain piano.
Maudy Ayunda adalah anak yang sangat berprestasi, terutama di bidang akademis. Maudy pernah menjadi juara dalam speech competition di sekolahnya.
Baca Juga: Mengenal Tradisi Sedekah Laut, Ritual Masyarakat Pesisir Indonesia Yang Jadi Daya Tarik Wisatawan
Ia fasih berbahasa Inggris. Tidak hanya itu, ia juga menguasai bahasa Spanyol dan Mandarin.
Debut pertama Maudy Ayunda di dunia hiburan tanah air diawali dari perannya di dalam film. Film pertamanya berjudul “Untuk Rena”.
Film yang tayang pada tahun 2006 ini juga dibintangi oleh salah satu artis berbakat tanah air, yaitu Surya Saputra.
Baca Juga: Rekap Hasil Final Hongkong Open 2023: Indonesia Juara Umum
Di dalam film tersebut, Maudy Ayunda berperan sebagai sosok Rena. Setelah sukses membintangi film tersebut, ia kembali membintangi beragam film layar lebar.
Tidak hanya masuk ke dalam dunia seni peran saja. Maudy Ayunda juga merilis lagu yang dinyanyikan sendiri olehnya.
Maudy merilis album yang berjudul “Panggil Aku..”. Di dalam album tersebut berisi 10 lagu.
Baca Juga: Mengenang Kosasih Kartadiredja, Wasit Indonesia Pertama Berlisensi FIFA, Dijuluki King Kobra Asia
Tak hanya dunia entertainment, istri Jessie Choi ini juga dikenal sebagai aktivis dan penulis serta memiliki segudang penghargaan yang sudah didapatkan di usia muda.
Maudy Ayunda masuk dalam daftar Forbes Asia 30 Under 30 pada 2021 dan telah 13 kali dinominasikan Anugerah Musik Indonesia serta mendapatkan nominasi ganda Piala Citra pada FFI 2022.***


