POJOKSATU.id, YOUTUBER Ria Ricis akan menjalani sidang perdana kasus pengancaman dan penyebaran video tanpa hijab dengan terdakwa mantan security-nya sendiri inisial AP di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Kamis, 31 Oktober 2024. Dia memohon agar agenda ini berjalan lancer.
Ria Ricis memastikan akan menjalani semua proses agar terdakwa bisa mendapatkan hukuman yang setimpal. Pun, dia menekankan bukan pribadi yang bisa dianggap remeh lagi.
"Sekarang sudah enggak ada Ria icis yang dulu, enggak ada lagi 'ya udahlah, sama Ria Ricis ini pasti dikasih', manfaatin ja'. Bismillah besok (hari ini) jalani sidang pertama saksi atas kasus security ku Waktu itu. Sidang berlangsung di Pengaidlan Negeri Jaksel jam satu siang," ungkapnya di Instagram Story-nya.
Baca Juga: Izinkan Lolly Berpacaran Lagi, Nikita Mirzani : Asal Jangan Sama 'Kang Semir' dan Sejenisnya
Mantan istri Teuku Ryan ini berharap semua pihak di PN Jaksel bisa berlaku adil. "Aku percaya jaksa dan hakim bisa adil atas apa yang sudah dilakukan, selebihnya aku yang Sudha dilakukan, selebihnya aku serahkan pada jaksa," ungkapnya.
Kepada fansnya, ibu satu ini meminta didoakan. "Doain lancar ya dan semoga jaksa hakim bisa adil," timpalnya.
Dia mengingatkan publik untuk berhati-hati agar tidak mengalami hal serupa dengannya. "Dari kasus ini aku mau kasih kalian pesan. Hati-hati kasih ponsel pribadi ke orang lain. Kalau bisa jangan jual, jangan kasih orang. Sudah simpan aja sendiri," sebutnya.
Pemilik nama Ria Yunita ini juga mengungkapkan masih mempertanyakan apa yang membuat mantan security-nya bisa berbuat begitu. "Aku enggak tahu mau ngomong apa lagi, karena yang berhentiian dia bukan aku. Dari keluarga aku dan aku iya iya aja. Tapi Allah kasih cobaan ini ke aku," tuturny.
Pun, dia masih bingung bagaimana pelaku mendapatkan video dirinya tanpa hijab. "Aku juga lupa sih sebenarnya pernah kasih hp apa ke dia, dan kapan, tapi dari keterangannya begitu, apa ya biar enggak cepat pikun," tandasnya.
Dia juga mengambil pelajaran untuk ke depannya bisa lebih selektif saat merekrut orang. "Kalau kalian pernah baca salah satu buku yang aku tulis, ini ada tentang karyawan atau tim ku dulu betapa aku sangat menjaga dan solit royal ke mereka. Tapi dengan setiap kejadian, hal ini tidak akan pernah terulang lagi untuk sembarang orang," bebernya.
Sebelumnya, polisi berhasil menangkap AP yang diciduk dari kediamannya beberapa bulan lalu di Kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Dari penangkapan polisi menyita berbagai barang bukti. Diantaranya, ponsel dan simcard yang digunakan untuk memeras dan mengancam Ricis.
AP meminta uang Rp300 juta ke Ria Ricis dengan ancaman akan menyebar video dan foto YouTuber itu tanpa hijab. ***

