POJOKSATU.id, MEMBER BTS, J-Hope menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga para korban tragedi Jeju Air. Pemilik nama Jung Hoseok itu menyumbang 100 Juta Won atau setara Rp1 miliar lebih.

Dilansir dari Osen, J-Hope telah menyumbangkan 100 juta Won kepada 'Hope Bridge National Disaster Relief Association' untuk membantu keluarga yang ditinggalkan atas kecelakaan pesawat Jeju Air Penerbangan 2216.

Dalam keterangan resminya, J-Hope mengungkapkan rasa belasungkawa terhadap korban dan keluarga yang ditinggalkan akibat tragedi Jeju Air.

Baca Juga: Dikabarkan Sedang Persiapkan Album dan Tur Dunia, Comeback BTS Bakal Gundang Industri Musik dan Tingkatkan Penjualan hingga 1,87 Triliun Won

"Setelah mendengar berita kecelakaan itu, saya memutuskan untuk menyumbang dengan harapan dapat memberikan sedikit bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan," ungkapnya, Kamis, 2 Januari 2025.

"Saya menyampaikan belasungkawa dan penghiburan terdalam saya kepada keluarga yang ditinggalkan serta semua orang yang berduka atas kecelakaan ini," sambungnya.

J-Hope sendiri adalah anggota Hope Bridge Honors Club, sekelompok donatur utama, dan berpartisipasi dalam donasi bantuan banjir tahun 2023.

Baca Juga: Terungkap! Buntut Penembakan Pengacara Senior Rudi S Gani: Korban Ternyata Sempat Tangani Kasus Sengketa Tanah

Sekretaris Jenderal Hope Bridge, Shin Hoon, mengucapkan terima kasih atas ketulusan hati J-Hope terhadap keluarga yang ditinggalkan.

"Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk memastikan bahwa donasi hangat J-Hope tersampaikan sepenuhnya kepada keluarga yang ditinggalkan," jelas Shin.

Seperti diketahui, pesawat Jeju Air membawa total 181 orang (penumpang dan kru) mengalami kecelakaan saat mendarat di Bandara Muan, Jeolla Selatan, Minggu, 29 Desember 2024.

Baca Juga: Tahun 2025 Perseteruan Makin Memanas, Fitri Salhuteru Blak-blakan Melawan Nikita Mirzani, Sebut Rivalnya Itu Ibu Biadab

Insiden itu terjadi sekira pukul 09.07 KST saat pesawat yang tiba dari Bangkok tergelincir dari landasan pacu saat mendarat dan terbakar. Disebutkan 179 orang tewas dan hanya dua orang selamat.

Akibat tragedi Jeju Air, Pemerintah Korsel telah mengumumkan masa berkabung selama tujuh hari dan seluruh industri hiburan juga memutuskan menunda berbagai kegiatan. ***