POJOKSATU.ID - Armor Toreador mengunci akun Instagramnya, usai viralnya video Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukannya kepada sang istri Cut Intan Nabila.

Dipantau Pojoksatu.id, pada Selasa (13/8/2024) sore, Instagram @armortoreador itu memiliki 8.049 pengikut.

Armor Toreador merupakan seorang pebisnis, salah satunya adalah barbershop. Melalui akun Instagramnya, terlihat bahwa Armor merupakan founder PT Bisnis Cukur Nusantara dengan Instagram @sekolahcukur.

Baca Juga: Sungguh Tragis dan Ironis ASN Di Purwakarta Diduga Bunuh Diri, Kemungkinan Penyebabnya Masalah Ekonomi?

Kini Instagram @sekolahcukur pun mengunci akun mereka, karena menjadi sasaran amarah warganet.

Berdasarkan informasi yang beredar di akun Likendln miliknya, Armor Toreador Gustifante, S.IP, terlihat beberapa bidang pekerjaan yang dituliskannya.

Yaitu, Komisaris & Konsultan Indonesia Barbershop Academy, pemegang saham Duke and Duchess Restaurant & Es Teh Indonesia, juga pembuat Konten & Penggemar Otomotif.

Ia juga sempat bekerja sebagai staf di sebuah restoran sate taichan pada tahun 2016 sampai 2017.

Baca Juga: Pemkot Bandung dan Kejari Teken Kesepakatan Penanganan Hukum PTUN

Bahkan ia juga menjadi Asisten Administrasi Eksekutif di Cipta Karya Intelektual (CKI Center), sejak 2021 hingga saat ini.

Selain itu, Armor juga aktif dalam organisasi Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat.

Armor diketahui menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar Indonesia dari tahun 2016 hingga 2023.

Baca Juga: Kang Tamil Analisa Gibran Didapuk Jadi Ketum Golkar Sepeninggal Airlangga Hartarto

Kasus KDRT yang dilakukannya terhadap Cut Intan Nabila membuka sisi lain sosok Armor Toreador. Kini ia harus menghadapi kemarahan publik serta hukum terkait kasus dugaan KDRT.

Dalam unggahannya, Cut Intan Nabila mengungkapkan jika ia tidak saja mengalami KDRT, tetapi juga perselingkuhan. Armor kerap berselingkuh dengan wanita lain bahkan teman terdekatnya sendiri.

Publik berharap polisi dapan menghukum Armor Toreador karena perbuatannya. ***