POJOKSATU.id, HOST dan model Hamish Daud diterpa isu tak sedap. Dia diduga menahan gaji karyawannya yang bekerja di Platform Pelestari Octopus, bisnis yang didirikannya.
Kabar ini muncul pertama kali saat akun TikTok @zalinaraineofficial mengunggah video berisi komentar dari beberapa orang yang mengaku gajinya belum dibayar Hamis Daud.
"Pelestari Octopus tidak kunjung dibayar, Hamish Daud asyik main ke Pulau," tulis keterangan akun tersebut.
Kemudian berbagai akun, diantaranya Black_dahlia_c*** muncul. Dia menyebutkan promosi usaha terus, tapi uang hasil keringat Pelestari dan Check Point selalu tertunda dengan alasan terkendala.
Baca Juga: Festival Film Bogor 2023 Usai, 22 Karya Dapat Nominasi, Para Sineas Baru Tumbuh di Kota Bogor
Dia lalu menyertakan hadist tentang kewajiban membayar hak karyawan untuk menyentil suami Raisa itu.
"Umat Muslim diperintahkan untuk memenuhi hak sesama, berbuat baik, serta menjamin keselamatan antar umat. Allah SWT melarang hamba-Nya untuk menahan hak orang lain. Sebab, ini termasuk dalam perbuatan zalim. Menunda penuaian kewajiban padahal mampu adalah kezaliman (HR Bukhari & Muslim)," tulisnya.
Kemudian akun Leonhen*** mendesak Hamish segera menyelesaikan kewajibannya.
"Pelestarimu kelaparan Pak, sudah hampir sebulan tidak bisa tarik uang, mereka juga ada keluarga, kebutuhan, operasional setiap hari dll, tolonglah perhatikan Pelestarimu yang sudah berjuang di garda terdepan," ungkapnya.
Tak hanya di TikTok, sejak Sabtu, 23 Desember 2023, aplikasi X atau Twitter juga ramai membahas kasus ini.
Salah satunya, Muthia di akun @muthiastp, "Hamish Daud diduga ga bayar karyawannya," tulisnya.
Dia menjelaskan Octopus itu platform yang dibangun Hamish Daud sama teman-temannya untuk mengumpulkan sampah bekas pakai.
"Karyawan ga dibayar, tapi malah jalan-jalan ini bang Hamish. Gimana ini?," lanjunya.
Baca Juga: Sandrinna Michelle Akui Salah dan Minta Maaf ke Ibunya, Bantah Tinggal Serumah dengan Junior Roberts
Dia menyebutkan, beberapa orang sudah DM dengan kendala yang sama soal gaji yang belum dibayar.
"Dia bilang berita ini valid, bahkan semua hak mereka tertahan, termasuk BPJS kesehatan ga bisa diakses karena perusahaan masih nunggak bayarnya," sebutnya.
Disebutkanya Hamish Daud menjabat sebagai CMO di platform tersebut.
Hingga kini, Hamish Daud belum memberikan responnya, bahkan saatbeberapa akun juga menyinggung kasus ini langsung di akun kolom komentar Instagram-nya. ***

