POJOKSATU.id, ADOR, agensi girl group NewJeans, diketahui telah mengajukan gugatan terhadap Minji dkk setelah tetap beraktivitas music dengan nama baru NJZ di tengah huru hara yang belum selesai.
Gugatan ini langsung direspon NJZ sebagai bentuk pelarangan dan pembatasan kegiatan musik mereka. Namun, ADOR membantah hal tersebut.
ADOR memberikan klarifikasi, Kamis, 6 Maret 2025, bahwa gugatan yang mereka layangkan hanyalah bentuk penegasan posisi kedua belah pihak.
Apalagi, sidang gugatan tersebut belum dimulai. Maka, seharusnya Minji dkk tetap beraktivitas sesuai kontrak eksklusif yang berlaku di bawah ADOR.
“ADOR memilih untuk memperluas ruang lingkup permohonan gugatan yang awalnya diajukan demi mempertahankan status sebagai agensi NewJeans dan mencegah penandatanganan kontrak iklan independen," jelas ADOR.
"Hal ini dilakukan karena NewJeans terus meningkatkan aktivitas mereka, mulai dari pengumuman perilisan lagu baru hingga partisipasi dalam berbagai penampilan berskala besar di luar negeri, sementara proses hukum masih berjalan,” tegas ADOR.
ADOR juga menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak pernah menekan pihak penyelenggara acara yang mengundang NJZ.
Agensi tersebut mengatakan, besok saat sidang dimulai Jumat, 6 Maret 2025, pihaknya akan mengungkapkan semuanya.
“Besok di persidangan, ADOR bertujuan untuk meluruskan berbagai kesalahpahaman yang mungkin dimiliki para artis dan berharap pengadilan dapat memastikan kembali bahwa ADOR adalah agensi resmi NewJeans,” ungkap ADOR.
Sebelumnya, lewat pertanyaan tertulisnya hari ini, NJZ mengklaim ADOR pada dasarnya berusaha mencegah mereka berpartisipasi dalam kegiatan hiburan apapun, lewat gugatan itu.
"Ini adalah upaya untuk mengkompromikan kebebasan profesional kami. Inti NJZ adalah kegiatan musik, jadi membatasi ini sama saja dengan menyangkal nilai eksistensial kami," jelas grup itu.
Minji dkk masih tetap pada pendirian, bahwa mereka telah mengakhiri kontrak eksklusif dengan ADOR per 29 November 2024. Dimana, mereka mengklaim kontrak gugur otomatis, karena menilai agensi gagal memenuhi kewajiban kontraktual.
"Akibatnya, kontrak telah berakhir, dan ADOR tidak lagi memiliki wewenang untuk mengelola atau mengganggu kegiatan kami," tegas NJZ.
Namun, lanjut NJZ, pada 6 Januari 2025, ADOR mengajukan perintah meminta pengakuan status mereka sebagai perusahaan manajemen NJZ. Pada saat itu, ADOR tampaknya hanya berfokus pada kegiatan periklanan, tetapi sebenarnya menyertakan permintaan untuk menegaskan posisi mereka sebagai perusahaan manajemen kami.
"Ini bukan hanya tentang iklan—ini adalah upaya untuk membatasi semua kegiatan hiburan NJZ. Ini memperjelas bahwa tujuan akhir ADOR adalah untuk sepenuhnya memblokir NJZ untuk melanjutkan karir kami," tegasnya.
NJZ mengatakan pada 11 Februari 2025, ADOR memperluas dengan tidak hanya kegiatan periklanan tetapi juga untuk melarang semua kegiatan terkait musik, termasuk penulisan lagu, komposisi, pertunjukan, dan menyanyi, serta semua kegiatan terkait lainnya.
"Ini terjadi segera setelah kami menerima laporan bahwa Ketua Bang Si-hyuk telah menekan penyelenggara konser Kompleks. Karena upaya mereka untuk membatalkan konser telah gagal, ini tampaknya menjadi tindakan pembalasan," klaim NJZ.
Bagi NJZ, ini adalah upaya untuk melanggar hak NJZ untuk bekerja sambil juga menghindari kritik publik dengan menyembunyikan tindakan ini.
"Kami telah mengalami diskriminasi dan perlakuan tidak adil yang berkelanjutan di dalam HYBE. Setelah pertemuan penggemar Tokyo Dome pada bulan Juni tahun lalu, HYBE menjelaskan bahwa mereka akan mencegah kami bekerja untuk waktu yang lama dengan kedok memberi kami liburan panjang," sebut NJZ. ***

