POJOKSATU.id, KABAR mengejutkan datang dari perseteruan Min Hee Jin dengan HYBE. Ini setelah pengadilan mengabulkan gugatan Min Hee Jin agar perusahaan label itu tidak memecatnya dari jabatan CEO ADOR.

Dilansir dari Koreaherald, Kamis, 30 Mei 2024, Pengadilan Distrik Pusat Seoul, menguatkan permintaan diajukan Min Hee Jin.

Bahwa, HYBE perusahaan induk yang membawa ADOR, tidak diizinkan menggunakan hak suaranya untuk memberhentikan Min dalam rapat pemegang saham dijadwalkan pada hari Jumat, 31 Mei 2024.

Pengadilan mengatakan bukti yang dilampirkan HYBE tidak cukup untuk menyebutkan Min Hee Jin ingin mengambil alih ADOR.

Baca Juga: Tak Terima Azizah Salsha Selalu Dicap Jelek oleh Netizen, Pratama Arhan : Kalian Tidak Berhak Mencampuri Urusan Rumah Tangga Saya

“Bukti material yang diserahkan hingga saat ini tidak cukup membuktikan dugaan dasar pemecatan (Min) Hybe,” bunyi keputusan pengadilan.

Namun, pengadilan mengakui kalua mantan karyawan SM Entertainment itu memang ingin menekan HYBE agar melemahkan kendali atas NewJeans, namun tidak ingin mengambil alih perusahaan.

“Jelas bahwa Min Hee Jin sedang mencari cara untuk mengeluarkan NewJeans dari kendali HYBE atau menekan HYBE untuk melemahkan kendalinya atas ADOR, dan agar dia mendapatkan kendali independen atas ADOR," sebut pengadilan.

"Namun, sulit untuk percaya bahwa dia telah melampaui tahap menjajaki opsi-opsi tersebut ke melakukan tindakan nyata, dan meskipun tindakannya mungkin berbahaya bagi Hybe, sulit untuk melihat bahwa tindakan tersebut merupakan kelalaian atas tugasnya terhadap ADOR,” kata pengadilan.

Baca Juga: PENGUMUMAN NAMA-NAMA TERPILIH ANGGOTA PANWASLU KELURAHAN/DESA DALAM PEMILIHAN SERENTAK TAHUN 2024

Sementara itu, juru bicara agensi, Macoll Consulting Group, mengeluarkan pernyataan usai keputusan yang mengatakan, pengadilan menilai bahwa klaim gaya perburuan penyihir HYBE, yang disebarkan secara sembarangan melalui media, tidak benar.

"Kami berharap HYBE menghormati keputusan pengadilan," harap mereka.

Selain itu, pihaknya juga mendesak HYBE untuk mempertahankan dua direktur ADOR lainnya yang rencananya akan dicopot oleh perusahaan induk bersama Min Hee Jin.

“Tidak ada alasan untuk memecat dua direktur internal lainnya, sama seperti tidak ada alasan untuk memecat Min. Jika Hybe menghapusnya, itu merupakan tindakan yang tidak menghormati keputusan pengadilan,” kata juru bicara agensi.

Baca Juga: Bersiap Jadi KEPALA SEKOLAH, 31.632 Dinyatakan LULUS GURU PENGGERAK Angkatan 9, Berikut Link Lengkap Surat Kelulusan se Indonesia

Sementara itu, HYBE mengatakan pihaknya menghormati keputusan pengadilan dan tidak akan menggunakan hak suara terhadap Min Hee Jin.

Sontak keputusan pengadilan ini mengagetkan, karena HYBE diprediksi memenangkan gugatan. Karena upaya Min Hee Jin untuk mencegah perusahaan induk menggunakan hak suara secara langsung melanggar tujuan dasar Undang-Undang Komersial, yang melindungi hak-hak pemegang saham. ***