POJOKSATU.id, MANAJEMEN Majalah fashion ternama W Korea meminta maaf atas viralnya kegiatan pesta bertabur bintang K-Pop, menari, minum alkohol, di acara kampanye kanker payudara bertajuk 'Love Your W'.
Lewat postingan Instagram, Minggu, 19 Oktober 2025, W Korea menuliskan permintaan maaf cukup panjang dan mengaku menyesal. Ini dilakukan setelah publik bereaksi keras dan memberikan kritikan pedas termasuk kepada para artis yang hadir.
W Korea menjelaskan, kampanye Raising Breast Cancer Awareness Campaign: Love Your W adalah kampanye yang diluncurkan sejak tahun 2006 dan telah berupaya mempromosikan pentingnya deteksi dini kanker payudara selama 20 tahun terakhir.
Baca Juga: Siaga 98 Minta Kereta Cepat Whoosh Diaudit Independen, Sebaiknya KPK Lakukan Penyelidikan
Namun, mereka menyadari bahwa acara yang digelar pada 15 Oktober lalu menuai kritik karena dinilai memiliki komposisi dan pelaksanaan yang tidak selaras dengan tujuan kampanye tersebut.
"Pertama-tama, kami menyampaikan permintaan maaf yang tulus karena telah menimbulkan ketidaknyamanan dan luka hati akibat kurangnya pertimbangan terhadap perspektif para penyintas kanker payudara dan keluarga mereka," tulis W Korea.
"Kami juga meminta maaf kepada banyak pihak yang telah berpartisipasi dengan niat baik dan empati terhadap misi kampanye ini, namun justru merasa terganggu karena munculnya kontroversi tersebut," sambung W Korea.
Baca Juga: Pengakuan Suretno Penganiaya Guru Wanita Senior SMAN 16 Palembang, Saya Khilaf Tidak Sengaja
Dengan sepenuh hati, W Korea mengaku telah merenungkan kekurangan mereka sambil mengingat perasaan semua pihak yang merasa tersakiti oleh kejadian ini.
Selama bertahun-tahun, lanjut W Korea, inti dari kampanye ini adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini kanker payudara serta mendukung upaya Korea Breast Health Foundation dalam menyediakan layanan operasi dan pengobatan bagi pasien berpenghasilan rendah.
"Kami telah menerima banyak dukungan dan perhatian tulus dari masyarakat terhadap kegiatan ini. Agar ketulusan tersebut tidak tertutupi oleh kontroversi, kami akan terus meninjau kekurangan yang ada berdasarkan masukan dan kritik yang kami terima," jelas W Korea.
Baca Juga: Utang Whoosh
W Korea berjanji akan mengevaluasi ulang seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan acara, serta memperbaiki kekurangan agar tujuan sosial kampanye tetap terjaga di masa mendatang.
"Kami berjanji akan meninjau kembali secara menyeluruh seluruh proses pelaksanaan acara ini," tutup pernyataan itu.
Kampanye Berubah Arah, “Pink Ribbon” Justru Hilang dari Panggung
Pesta glamor W Korea itu jadi sorotan semua orang. Bahkan, Dispatch membuat laporan tentang bagaimana kegiatan tahun ini telah sangat jauh dari niatan awal.
Disebutkan, acara Love Your W tahun ini menuai kritik karena tidak lagi menonjolkan simbol dan pesan kesehatan.
Baca Juga: 3 Fakta Terbaru Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru TW3, Update 18 Oktober: Non-ASN Cair Duluan
Padahal sejak dimulai pada 2006, kampanye ini dikenal karena mengusung simbol pink ribbon dan mengajak masyarakat sadar pentingnya deteksi dini kanker payudara.
Namun pada pelaksanaan 2025, tidak satu pun elemen pink ribbon terlihat. Alih-alih suasana edukatif, panggung justru didominasi dekorasi mewah, botol champagne, dan bunga mawar merah.
Yang lebih ironis, alkohol—yang menurut WHO dan American Cancer Society termasuk faktor risiko kanker—malah menjadi bagian utama dalam pesta tersebut.
Aturan Ketat Sponsor dan Insiden “Stoking Merek”
Kritik terhadap W Korea semakin meluas setelah muncul laporan mengenai selebritas yang tidak diizinkan berfoto di karpet merah karena tak mengenakan stoking dari merek sponsor.
Menurut laporan Dispatch, sistem kerja sama acara mewajibkan setiap artis mengenakan busana lengkap dari merek yang berpartisipasi.
Namun karena ukuran stoking tidak sesuai, sang artis memilih tak memakainya, dan akibatnya W Korea menolak menampilkannya di photowall.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan publik: apa kaitan antara kesadaran kanker payudara dan promosi produk sponsor?
Sorotan Terhadap Transparansi Dana dan Sponsor Mewah
W Korea menyebut kampanye ini mendukung Korea Breast Health Foundation untuk membantu perempuan berpenghasilan rendah melakukan pemeriksaan dan pengobatan kanker payudara.
Namun laporan publik menunjukkan bahwa dalam dua dekade pelaksanaan, total donasi yang terkumpul hanya sekira ₩1,1 miliar KRW (USD 774.000).
Baca Juga: 10 Kampus dengan Jurusan Teknik Sipil Terbaik di Indonesia, Siap Jadi Pilihan SNBP 2026
Angka yang dinilai terlalu kecil untuk acara yang disponsori lebih dari 29 merek mewah seperti Chanel, Louis Vuitton, Gucci, Saint Laurent, hingga Cartier.
Masing-masing sponsor dilaporkan menyumbang antara 5 hingga 30 juta won, dengan total dana hampir ₩1 miliar per tahun. Hingga kini, rincian transparansi penggunaan dana belum pernah dipublikasikan.
Bukan hanya soal sponsor, isi acara juga menjadi sorotan. Video yang beredar menunjukkan suasana penuh pesta: bersulang dengan champagne, wawancara ringan, hingga social media challenge.
Bahkan pertanyaan wawancara para selebritas tidak berkaitan dengan kanker payudara, seperti “rencana akhir tahun?” atau “berapa kali melihat cermin hari ini?”.
Baca Juga: Presiden Prabowo Ungkap Bangsa Indonesia Terlalu Sering Dibohongi, Minta Anak Muda Waspada
Salah satu momen yang paling dikritik adalah penampilan Karina aespa yang melakukan tantangan diiringi lagu “Sugar on My Tongue”, lagu dengan lirik sensual yang dianggap tidak pantas untuk konteks kampanye kesehatan.
Perbandingan dengan Kampanye Serupa di Dunia
Sebagai perbandingan, di negara lain kampanye kanker payudara biasanya berbentuk kegiatan edukatif, maraton, atau forum medis.
Misalnya, Hot Pink Party yang digelar Breast Cancer Research Foundation (BCRF) di Amerika Serikat secara transparan melaporkan pendapatan dan pengeluaran, bahkan berhasil mengumpulkan dana hingga ₩158 miliar tahun ini.
Sementara di Korea, Estée Lauder Korea secara konsisten mengadakan acara edukatif dengan pita pink dan zona pemeriksaan mandiri, fokus pada edukasi dan pencegahan.
Berbeda dengan Love Your W yang justru diiringi lagu bertema sensual tanpa sesi edukatif atau testimoni dari penyintas kanker.
Baca Juga: 15 Kampus dengan Jurusan Arsitektur Terbaik di Indonesia, Pilihan untuk Calon Arsitek Muda
Jay Park Sampaikan Permintaan Maaf
Jay Park adalah salah satu artis yang tampil di acara W Korea. Banyak idol lain seperti tiga member BTS, RM, J-Hope dan V, juga member aespa, ILLIT, Jessi, dan banyak lainnya.
Namun, Jay Park ikut menjadi sorotan setelah tampil membawakan lagu “Mommae”, yang dinilai tidak pantas untuk acara amal kesehatan.
Melalui akun Instagram-nya, Jay Park menyampaikan permintaan maaf.
“Kepada para pasien kanker yang mungkin merasa terganggu, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya tampil tanpa bayaran dan hanya ingin berkontribusi dengan niat baik,” tulisnya.
Meski begitu, permintaan maaf Jay Park belum sepenuhnya diterima publik. Banyak warganet menilai klarifikasi tersebut tidak menyentuh inti masalah: bahwa acara itu sendiri telah melenceng dari semangat kampanye.
Baca Juga: Kemenpar Sebut Asia Afrika Festival Sebagai Contoh Event Paling Ideal
Wonhee ILLIT Diapresiasi
Selama acara tahunan kampanye kesadaran kanker payudara yang diselenggarakan oleh W Korea pada 15 Oktober 2025, anggota girl group ILLIT, Wonhee, mencuri perhatian publik dengan menyampaikan pesannya tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara.
Saat tampil, Wonhee mengatakan kepada para hadirin: “Don’t miss even the smallest of signs everyone, get tested" (Jangan abaikan sekecil apa pun tanda, teman-teman, lakukan pemeriksaan)".
Momen tersebut kemudian viral, karena dia dianggap sebagai satu-satu suara yang benar-benar mengangkat inti kampanye di tengah kritik acara W Korea itu. ***

