POJOKSATU.id. PESINETRON dan politisi Verrell Bramasta membela Fuji yang panen kritikan gegara busananya saat mengunjungi Gedung DPR RI, tepatnya di Komisi X. Dimana, selebgram itu memakai crop top, yang menampakkan bagian perut sekilas.

Sejatinya, busana yang Fuji kenakan cukup baik. Dia memakai celana panjang serta blazer tangan panjang, namun dalamannya crop top.

Ada satu momen, saat Fuji mengangkat tangannya saat berbincang dengan Verrell Bramasta, perutnya terlihat.

Baca Juga: Daftar SPPI Batch 3 Tahun 2025 Tapi Tidak Muncul Kode Verifikasi Email, Jangan Panik Ini Dia Solusinya!

Inilah yang membuat netizen mengkritiknya. Fuji dianggap tidak bisa menyesuaikan busana dengan tempat yang dikunjunginya, apalagi menyusuri ruangan Komisi X DPR RI ditemani Verrell Bramasta.

Verrell pun tampaknya sadar dengan banyak kritikan terhadap Fuji. Dia terlihat mengunggah satu video lainnya momen mereka berdua keliling Gedung DPR dengan caption menohok untuk netizen.

"Berbincang-bincang sambil berjalan keliling kantor menjadi kegiatan kami kemarin. Berbicara tentang dunia politik, fungsi parlemen, hingga masa depan industri kreatif Indonesia menjadi topik utama," jelas Verrell soal bahasannya dengan Fuji.

Baca Juga: Kabarnya Hari Ini Tersangka Korupsi Jaspel Puskesmas Plered Diperiksa dan Langsung Di Tahan Ternyata Hanya Isu, Kasusnya Sudah Terlalu Lama

Dia senang melihat banyak anak muda, perempuan Indonesia yang Independen tapi tidak melupakan sopan santun dan ramah tamah sebagai khas ketimuran Indonesia.

"Pasti tidak semua orang suka. Namun, itu tidak membuat kamu, mereka, dan kita putus asa," sambungnya.

Dia mengingatkan, hak siapa saja untuk menilai. Namun, tidaklah boleh menghakimi. "Saya hanya ingin mengingatkan hal ini untuk teman-teman semua: menilai boleh, menghakimi jangan. Percaya diri memang penting. Tapi sadar diri lebih penting," tegasnya.

Baca Juga: Rayakan Anniversary Pernikahan, Zaskia Sungkar Adopsi Bayi Perempuan?

"Orang lain mungkin salah, tetapi bukan berarti kita selalu benar. Mengkritik boleh, tetapi menjatuhkan jangan. Ingat, kritik itu membangun dan ada substansi. Jika tidak, itu hanya menghujat dan iri hati. Selamat beraktivitas, teman-teman semua," pungkas Verrell Bramasta. ***