POJOKSATU.id, AGENSI ATTRAKT memastikan akan meneruskan grup FIFTY FIFTY dengan penambahan tiga member baru dan mempertahankan satu anggota lama yaitu Keena.

Lewat pertanyaan resminya, ATTRAKT mengatakan grup ini akan tetap beranggota empat orang, dimana tiga member lama didepak.

“Kami berencana untuk mengatur ulang FIFTY FIFTY yang berpusat di sekitar Keena, yang baru-baru ini kembali (ke agensi). Kami akan merekrut tiga anggota baru dan membentuk grup beranggotakan empat orang," jelas ATTRAKT, Kamis, 2 November 2023.

Baca Juga: Masih Dikritik, Raline Shah : Mendukung Palestina Dibilang Pembenaran, Mengedepankan Kedamaian dibilang Zionis

Ini menjadi jawaban atas keberlangsungan grup yang bermasalah dengan hukum, di tengah popularitas lagu FIFTY FIFTY berjudul “Cupid” di mancanegara.

Perkara ini terjadi pada Juni 2023, ketika FIFTY FIFTY mengajukan permohonan disposisi sementara untuk menangguhkan keabsahan kontrak eksklusif mereka dengan ATTRAKT.

Dimana ATTRAKT mencurigai The Givers sebagai sumber eksternal yang mencoba “membeli” grup tersebut.

Baca Juga: Teaser MV 'Standing Next To You' Jungkook BTS Rilis, Princess Diana dan Michael Jakson Trending, Ini Sebabnya

Pada tanggal 28 Agustus, Pengadilan Distrik Pusat Seoul membuat keputusannya, yang pada akhirnya menolak permintaan keempat anggota FIFTY FIFTY untuk penangguhan kontrak mereka. Tapi FIFTY FIFTY segera mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Namun, salah satu anggota Keena baru-baru ini mengirimkan pemberitahuan penarikan banding atas permintaan FIFTY FIFTY yang sedang berlangsung, dan sepakat bersama agensi itu.

Sementara itu, Saena, Aran, dan Sio tidak diikutsertakan lagi karena masih ngotot dengan banding tersebut.

Baca Juga: Lima Tahun Pernikahannya dengan Jerinx Penuh Huru Hara, Nora Alexander : Katanya Itu yang Bisa Bikin Awet

Kasus FIFTY FIFTY menjadi sorotan, karena grup ini baru debut 2022 dan lagunya langsung booming hingga masuk chart mancanegara. Sayangnya, saat publik belum mengenal jauh, para membernya sudah mengajukan gugatan ke agensi, inilah yang dikritik netizen. ***