POJOKSATU.id - Selebgram Fajar Sadboy akhirnya buka suara menanggapi isu riders fantastis yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Riders tersebut dinilai tak masuk akal karena memuat permintaan konsumsi hingga transportasi dengan biaya tinggi.

Saat dimintai konfirmasi terkait kabar tersebut, Fajar Sadboy justru terlihat kebingungan.

Dengan ekspresi heran, ia mempertanyakan maksud pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Baca Juga: Nyaris Tanpa Saingan, Ini Pemda Sepi Peminat dan Bikin Peluang Lolos CPNS 2026 Lebih Besar

“Yang apa?” ucap Fajar dengan wajah bingung.

Ketika pertanyaan kembali diarahkan pada isu riders, rekan Fajar, Woro Gia, langsung mengambil alih pembicaraan.

Ia menyatakan pihaknya enggan memberikan komentar lebih jauh terkait kabar yang beredar.

“Itu kayaknya... yang riders, riders. Itu kita no comment, Fajar no comment. No comment ya,” ujar Woro Gia.

Ucapan tersebut spontan diamini Fajar dengan singkat.

“Iya.” katanya.

Baca Juga: Lulusan Baru Full Senyum! CPNS 2026 Disebut Khusus Fresh Gradute oleh Menteri PANRB

Menariknya, saat ditanya soal permintaan pribadinya jika diundang ke suatu acara,

Fajar justru memberikan jawaban yang sangat sederhana.

Ia menegaskan tidak memiliki permintaan khusus.

“Air putih boleh,” ungkapnya santai.

Fajar kembali menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memahami isu riders yang tengah viral tersebut.

Bahkan, ia sempat melontarkan candaan polos terkait istilah tersebut.

“Enggak tau ya, saya enggak tau. Ku pikir riders itu kayak motor gitu enggak sih?” pungkas Fajar sebelum akhirnya ditarik oleh kru.

Baca Juga: Point 100

Isu ini mencuat setelah beredar tangkapan layar percakapan WhatsApp di platform X yang diklaim sebagai riders milik Fajar Sadboy.

Dalam unggahan tersebut tercantum sejumlah permintaan konsumsi premium, mulai dari anggur hijau Muscat tanpa biji, air mineral merek Evian atau Fiji, hingga gelato rasa lychee dengan pemanis Stevia.

Tak hanya itu, dalam daftar tersebut juga tertulis permintaan nasi padang kotak dari restoran ternama seperti Pagi Sore, Sederhana, atau Sari Ratu, serta snack impor Cheetos Puff kualitas Amerika Serikat.

Riders itu bahkan mencantumkan kewajiban menyediakan kudapan khas Gorontalo seperti duduli, tili aya, ilabulo, dan popolulu.

Baca Juga: Menkum Tegaskan, WNI yang Gabung Tentara Asing Tanpa Izin Presiden Otomatis Kehilangan Kewarganegaraan

Pada bagian tata rias, unggahan tersebut menyebutkan kewajiban penggunaan produk merek Dior dan Clinique, serta penolakan terhadap produk Asia atau lokal.

Sementara untuk transportasi, disebutkan mobil Alphard sebagai kendaraan wajib.

Total estimasi biaya pemenuhan riders tersebut diperkirakan mencapai Rp 12 juta hingga Rp 17,5 juta per hari, belum termasuk honor penampilan.

Angka itulah yang kemudian memicu reaksi warganet karena dinilai tidak sebanding dengan citra Fajar yang dikenal sederhana.***