POJOKSATU.id, SELEBGRAM Ade Chaerunisa memantik reaksi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) usai dinilai rasis karena mengomentari warna kulit seorang pemuda NTT. Diapun meminta maaf, karena kasus ini makin melebar hingga dilaporkan ke polisi.
Kasus ini berawal saat Ade Chaerunisa melakukan Live Instagram di akun @psychedelisha, baru-baru ini. Dimana, dia membahas soal cowok berkulit hitam, lalu dikaitkannya dengan pemuda NTT.
"Gua geli banget, gua pernah ditunjukin sama teman gua lah, gua lihat mukanya, kayak mix (campuran). Dia Indo mix apa, kayak kelihatan banget enggak bisa bahasa. Dia bukan mix, tapi sok-sok mix gitu," ujar Ade Chaerunisa.
"Ngerti kan lo kayak misalnya Indo mix Arab, lu bukan mix Arab, lu mix NTT. Enggak usah gegayaan mix Arab, muka lu NTT. Terus ada juga pernah orang kecil hitam gitu, gua bukan racis, gayanya tengil banget, pakai gelang gold kayak rapper US tapi orang NTT, lu jangan halu," sambungnya.
Video saat Live Instagram itu direkam netizen hingga tersebar luas di berbagai platform termasuk TikTok dan memicu kemarahan.
Dia pun dihujat hingga hari ini sudah menutup kolom komentar Instagram. Namun, dari Live Instagram-nya, dia sempat mengaku heran dibully.
"Gua enggak ngerti kenapa gua dibully. Demi Tuhan gua enggak ada kayak ngatain orang NTT sama sekali. Gua cuma bilang ada orang NTT tapi ngaku-ngaku orang Arab gitu loh, terus yang gua lihat di *** itu memang orangnya warna kulitnya hitam, gua juga hitam, gua enggak putih, kayak kenapa gua kan nyebutin kulitnya, bukan berarti gua rasis," tuturnya.
Dia pun meminta maaf kalua omongannya menyinggung. "Gua enggak ada ngomong NTT itu ini itu, tapi elunya sendiri mau cari ribut sama gue, cari-cari kesalahan gue. Ya sudah kalau gua salah gua minta maaf. Gua enggak mau rebut sama orang NTT, sumpah," sebutnya.
Tak lama kemudian, dia kembali meminta maaf. Kali ini, ucapannya lebih tertata dibanding sebelumnya.
Baca Juga: Bey Machmudin Minta Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam
"Kalian mungkin pikir, gua enggak benar-benar minta maaf, menyesal. Tapi gua rasanya sakit banget, sudah melukai sebagian orang atau menyingung semua orang NTT. Tapi gua engak ada terbersit sedikitpun benci sama orang NTT atau negatif gitu," jelasnya.
"Cuma begonya gua mention yang hitam-hitam itu. Karena di Indo sensitif banget kalau ngomong kulit badan. Plis guys gua bego banget, pliss minta maaf," ucapnya.
Dia mengatakan memiliki teman asal NTT juga dan sudah menjelaskan maksud omongannya.
Baca Juga: Kasus 109 Ton Emas Palsu : DPR Sebut PT Antam Lalai Pengawasan Internal
"Guys sekali lagi gua minta maaf. Karena gua mention orang NTT di Instgaram, dari lubuk hati aku, aku enggak bermaksu rasis. Aku minta maaf banget, pliss banget. Aku enggak mau dibenci orang NTT, aku juga punya teman NTT. Aku juga sudah jelasin mereka maksud aku enggak itu, minta bmaaf banget," ujarnya dengan wajah memelas.
Namun, permintaan maafnya tampak belum direspon. Pasalnya, Forum Pemuda NTT telah resmi melaporkannya ke Polda Metro Jaya, akhir pekan kemarin.
"Kami dari tim hukum Forum Pemuda NTT telah melaporkan akun dengan nama @psycadelisha, yang mana atas postingannya, seluruh masyarakat NTT melaporkan dengan pasal Tindak Pidana Kejahatan Informasi dan Transaksi Elektronik UU No 1 Tahun 2004 tentang perubahan Kedua UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebagaimana dimaksud pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A Ayat (2) yang mana atas postingan itu telah menimbulkan atau ujaran kebencian dan permusuhan terhadap masyarakat NTT," jelas Sekjen DPP Forum Pemuda NTT, dikutip dari akun TikTok @birudomy.official.

