POJOKSATU.id, PESINETRON Riza Syah mengungkapkan kekesalannya karena upayanya bersuara membela Palestina lewat media sosial dibungkam. Ini setelah dua postingan news feed-nya soal Gaza dihapus Instagram.

"Instagramku sudah dibungkam! Account dan contentku sudah dibatasin enggak bisa kesebar luas lagi dan sudah setengah dibanned. Satu kata dong buat Instagram dan para buzzer," tulis Riza Syah dikutip dari akun Instagram-nya, @rizasyah_14, Jumat, 10 November 2023.

Riza Syah menunjukkan dua bukti postingannya yang sudah dihapus Instagram."Kata antek dajjal ngaruhnya dimana posting? Ini perang harus netral blablabla, terus bukti ini apa namanya?," sambungnya.

Baca Juga: Tas Berisi Barang Berharganya Dicuri saat Liburan Paris, Fuji Ceritakan Kronologis dan Siapa Pelakunya

Mantan kekasih Lyodra itu menekankan yang terjadi di Palestine terutama Gaza adalah perang melawan penjajahan, genosida.

"Dan di sini perang narasi kebenaran, perang sosmed! Giliran yang menzalimi malah bebas sebar hoaks di-support dan dibayar pula. Harusnya makin ketauan mana yang haq dan mana yang bathil, mainnya sistematis tapi licik pengecut," ungkapnya.

Dia mempertanyakan alasan Instagram menghapus kontennya. "Kalian liat, segitu takutnya kah sampai di-removed? Biar apa? Biar kalian bisa bebas sebar fitnah? Biar kalian bisa ngebantai dan menyiksa manusia tanpa ada yg peduli lagi? Takut kalo kita semua bangkit? Padahal aku bukan siapa-siapa," tuturnya.

"Suka tidak suka, mau tidak mau kita pasti bakal menang, kezaliman dan kesemena-menaan bakal musnah di muka bumi ini itu janji Allah," sambungnya.

Baca Juga: Liburan di Bali, Cosplayer Karina Coser dan Johnnie Chill Terseret Ombak, Sang Suami Ditemukan Tewas

Dia meminta agar netizen lain mau menyebarkan apa yang sebenarnya di Palestina.

"Guys kalau akun ini sampe di-banned teruslah share dan menyuarakan kebenaran takutlah hanya sama Allah," sambungnya.

"Ini bukti kalau menurut kalian postingan di media sosial enggak penting ngapain postinganku harus di removed, sedangkan mereka malah mengeluarkan dana besar untuk campaign di medsos dan sebar hoaks," pungkas Riza Syah. ***