POJOKSATU.id - Agensi hiburan Korea Selatan One Hundred tengah menjadi sorotan setelah media The Fact melaporkan dugaan belum dibayarkannya honor artis seperti Baekhyun, Taemin, Chen, Xiumin, dan grup The Boyz.
Dalam laporan investigatif The Fact, Jumat, 2 Januari 2026, disebutkan bahwa beberapa artis di bawah naungan One Hundred dan label afiliasinya—INB100 serta Big Planet Made—belum menerima hak pembayaran sejak paruh kedua 2025.
One Hundred dituding belum melunasi kewajiban kepada para artis hingga total sekira 50 miliar Won. Nilai yang disebutkan bervariasi, dengan kisaran 10 miliar Won per artis, bahkan ada yang disebut melebihi angka tersebut.
Baca Juga: Dari Kehilangan Menjadi Api, Membaca Duka dan Amarah dalam Film Avatar: Fire and Ash
Menurut laporan tersebut, kondisi keuangan sejumlah label di bawah One Hundred dinilai mengkhawatirkan.
Berdasarkan dokumen laporan keuangan 2024 yang telah diaudit, Big Planet Made disebut mengalami defisit modal (capital impairment), di mana nilai kewajiban perusahaan lebih besar dibandingkan asetnya.
Sumber The Fact juga menyebut bahwa beberapa artis telah menyampaikan kekhawatiran terkait pembayaran honor dan kelangsungan aktivitas mereka kepada rekan industri sejak kuartal ketiga 2025.
Disebutkan pula bahwa besarnya biaya operasional, termasuk pengeluaran produksi yang diklaim mencapai ratusan miliar won, turut memperburuk kondisi kas perusahaan.
Baca Juga: Kejadian Pilu Warakas, Mulut Ibu Bersama 2 Anaknya Berbusa, Diduga Keracunan Makanan
Nama Cha Ga-won, selaku pemegang saham utama One Hundred, juga disorot karena dinilai mengendalikan seluruh struktur perusahaan induk dan label turunannya.
Posisi Baekhyun, Taemin, dan Artis Lain
Baekhyun, yang mendirikan INB100 bersama Chen dan Xiumin sebelum diakuisisi One Hundred pada 2024, dilaporkan aktif menjalani tur dunia dan konser internasional.
Namun, menurut laporan tersebut, sebagian pendapatan sejak paruh kedua 2025 disebut belum disalurkan.
Taemin SHINee, yang bergabung dengan Big Planet Made pada 2024 dan menjalani tur dunia hingga 2025, juga disebut belum menerima sebagian pendapatan dari aktivitas konsernya.
Sementara itu, The Boyz yang bergabung dengan One Hundred pada akhir 2024, dilaporkan memiliki tunggakan pembayaran dengan nilai sekitar 1 miliar won per anggota, menurut klaim media tersebut.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Bibit Siklon 90S, Hujan Ekstrem Mengintai Aceh hingga Kalimantan
Laporan The Fact juga menyebut adanya kewajiban Chen, Baekhyun, dan Xiumin (CBX) untuk membayarkan 10 persen pendapatan aktivitas individu kepada SM Entertainment.
Disebutkan bahwa SM Entertainment telah mengirimkan pemberitahuan resmi (legal notice) pada akhir 2025, sementara kondisi keuangan INB100 dinilai tidak memungkinkan untuk memenuhi kewajiban tersebut.
Situasi ini disebut menjadi salah satu faktor absennya CBX dalam comeback grup EXO setelah lebih dari dua tahun.
Klarifikasi One Hundred
Menanggapi laporan tersebut, One Hundred secara tegas membantah tudingan adanya tunggakan pembayaran kepada artis.
Baca Juga: Viral dari Honor Rp150 Ribu ke PPPK, Nazar Cak Dur Bikin Heboh Lari 7 Jam Tanpa Henti!
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan kepada Xports News pada 2 Januari, pihak agensi menjelaskan, seluruh proses pembayaran saat ini sedang dibahas dan disesuaikan berdasarkan kontrak dan aktivitas masing-masing artis.
One Hundred juga menyayangkan pemberitaan yang dinilai tidak memberikan hak jawab secara memadai, serta menyebut laporan tersebut berpotensi merusak citra artis.
Agensi menegaskan bahwa tidak ada konflik antara artis dan manajemen dan seluruh artis dan karyawan tetap menjalankan aktivitas secara normal.
Baca Juga: Tak Tampil Full Team Lawan Persikad, PSMS Siap Bertarung Habis-habisan di Pakansari
One Hundred menyatakan akan menempuh jalur hukum, termasuk mengajukan permohonan mediasi ke Dewan Arbitrase Pers Korea, serta mengambil tindakan tegas terhadap media dan pihak pemberi informasi yang dinilai keliru.
“Kebenaran akan dibuktikan melalui proses hukum,” tegas One Hundred. ***

