POJOKSATU.id — Wirda Mansur masih menjadi pusat perhatian setelah seorang netizen mengungkapkan keluhan terkait komunitas berbayar yang dikelolanya.

Dalam sebuah thread yang viral di media sosial, sejumlah anggota komunitas Millennial Anti Bokek (MAB) mengungkapkan kekecewaan mereka, mengklaim Wirda tidak memenuhi janjinya.

Sebagai informasi, komunitas Millennial Anti Bokek (MAB) didirikan oleh Wirda Mansur pada tahun 2020 dengan tujuan memberikan edukasi kewirausahaan bagi generasi milenial di Indonesia.

Program ini menawarkan kelas online mingguan yang membahas berbagai aspek bisnis dan pengembangan diri, serta peluang kerja sama dengan Wirda Mansur dalam proyek usaha tertentu.

Baca Juga: OJK Cabut Izin Usaha Paytren, Yusuf Mansur Sebut Tidak Ada Uang Orang yang Masih Terutang

Namun, berdasarkan laporan dari anggota komunitas, sejak bergabung dengan MAB, banyak yang merasa tidak mendapatkan manfaat sesuai dengan ekspektasi.

Setidaknya, sekitar 90 ribu anggota telah membayar iuran sebesar Rp100 ribu, namun selama dua tahun terakhir, tidak ada kejelasan mengenai bimbingan kewirausahaan yang dijanjikan.

Di tengah desakan para anggota komunitas yang meminta kejelasan atau pengembalian dana mereka, Wirda Mansur justru seolah tak menanggapi dengan membagikan momen pembangunan salah satu pesantrennya di Indramayu, Jawa Barat.

Dalam unggahan di Instagram Story pada Selasa, 18 Februari 2025, ia menunjukkan perkembangan pembangunan pesantren tersebut.

Baca Juga: Ditangkap Hasil Pengembangan Polisi, Fariz RM Diketahui PESAN BARANG Ganja dan Sabu ke Mantan Sopirnya, Sempat Mengelak dan Mengaku GAK TAHU APA-APA

"Terakhir kemarin ke sini itu masih tanah kosong, belum dibangun. Alhamdulillah sekarang udah ada bangunannya. Ke depan nanti ini bisa jadi aula serbaguna, jadi tambah buat asrama juga karena kan kapasitasnya bertambah terus," kata Wirda Mansur.

Kunjungan 'Ibu Nyai' Wirda dilakukan untuk melihat langsung perkembangan renovasi di Pesantren Daarul Mansur cabang Indramayu.

Dalam unggahan lainnya, ia juga menyampaikan bahwa pesantren tersebut akan menambah kapasitas santri, seiring dengan meningkatnya jumlah pendaftar untuk tahun ajaran baru.

"Alhamdulillah ngecek Pesantren Daarul Mansur cabang Indramayu, mohon doa. Persiapan tahun ajaran baru," tulisnya.

Baca Juga: Viral! Pemilik Warung Nasi di Sumedang Parodikan Gaya Ci Mehong untuk Promosi Jualan

Selain itu, ia juga mempromosikan pesantrennya sebagai tempat belajar dan tinggal yang nyaman dengan biaya terjangkau.

"Pesantren terjangkau dan nyaman buat semua kalangan," sambungnya.

Banyak netizen yang mempertanyakan sikap Wirda Mansur yang belum memberikan tanggapan langsung terhadap keluhan para anggota komunitas MAB, meski perbincangan mengenai komunitas tersebut saat ini masih ramai diperbincangkan di media sosial. ***