POJOKSATU.id, K-MEDIA Dispatch mengeluarkan laporan mengejutkan soal CEO agensi Ador, Min Hee Jin di tengah perseteruan dengan perusahaan label HYBE.

Dispatch mengungkapkan bahwa Min Hee Jin telah lama melepaskan diri dari HYBE. Karena, ambisi itu CEO Adora yang menaungi grup NewJeans dengan melakukan pelanggaran.

Disebutkan Min Hee Jin diam-diam mendekati orang dalam dan mencari cara untuk membeli saham HYBE di Ador.

Saat ini, HYBE memiliki 80 persen saham Ador dan Min Hee Jin hanya 20 persen.

Baca Juga: Bela Diri, Min Hee Jin Ungkap Akar Masalah dengan HYBE Gegara Plagiarisme, Debut Grup ILLIT Disebutnya Meniru NewJeans

Dispatch juga mengungkapkan demi ingin lepas dari HYBE, dia mendapatkan informasi sensitif tentang HYBE dan menyebarkannya keluar.

"Min Hee Jin dikabarkan secara salah memperoleh informasi internal sensitif tentang HYBE. Dia juga diduga menggunakan karyawan HYBE untuk mencuri informasi rahasia HYBE," jelas Dispatch.

Dispatch kemudian menyatakan bahwa HYBE telah memperoleh sejumlah besar bukti yang memberatkan Min Hee Jin, termasuk pelecehan di tempat kerja.

"Tampaknya HYBE telah memperoleh banyak bukti yang memberatkan Min Hee Jin. Mereka telah menemukan bukti bahwa dia juga melakukan pelecehan terhadap karyawan," sambung Dispatch.

Baca Juga: Diduga Ingin Lepaskan Ador dari HYBE, Perusahaan Label Itu Dikabarkan Minta Min Hee Jin Mundur dari CEO NewJeans

Sementara itu, HYBE dilaporkan memberi waktu kepada Min Hee Jin hingga 23 April untuk menanggapi permintaan rapat pemegang saham.

K-Media lain juga menyebutkan rapat pemegang saham nantinya akan menyasar audit menyeluruh termasuk kebocoran informasi penting, konsultasi eksternal yang tidak tepat, kebocoran informasi pribadi artis, dan penyimpangan personel.

Audit tersebut dikirim ke CEO Ador Min Hee Jin, serta wakil CEO “A” dan “B.” Tujuan dari kuesioner audit adalah untuk memverifikasi adanya konspirasi untuk mengambil alih hak pengelolaan Ador.

Para CEO itu diduga berencana membuat HYBE menjual 80% sahamnya di Ador kepada investor yang telah dimenangkan oleh manajemen internal Ador.

Baca Juga: Tak Ada Kata Maaf usai Sebut Seventeen yang Membangun HYBE, ARMY Buat Anjlok Rating Acara MBC 'Hangout With Yoo' di Google

Rencana tersebut akan dijalankan dengan memanipulasi opini publik untuk menciptakan kesan bahwa HYBE mengajukan tuntutan yang tidak adil kepada sublabelnya, Ador.

Laporan tersebut juga menuduh bahwa mereka diam-diam mencoba memanipulasi opini publik tentang artis HYBE secara negatif untuk menciptakan kesan buruk secara keseluruhan terhadap HYBE.

Mereka juga disebut-sebut sudah menghubungi orang tua artis agensi Ador untuk meyakinkan mereka. Saat ini, hanya NewJeans yang berada di bawah Ador.

Laporan mengklaim bahwa wakil CEO A memainkan peran kunci. Dia baru saja pindah dari HYBE ke Ador, mengamankan sejumlah besar rahasia dagang utama dari HYBE.

Baca Juga: Bantah Terlibat Kasus Korupsi Timah Harvey Moeis, Ayu Dewi Tegaskan Tak Pernah Nge-MC Peluncuran Jet Suami Sandra Dewi Itu

Kemudian menggunakannya untuk menetapkan rencana Ador untuk mengamankan hak pengelolaan. Ini termasuk informasi keuangan dan kontrak.

Selain itu, proses audit dilaporkan mengungkapkan bahwa informasi artis swasta telah bocor. Ini termasuk foto dan media para trainee sebelum debut, serta informasi kesehatan pribadi.

Mengenai perekrutan personel yang tidak tepat, dilaporkan bahwa Ador diduga mempekerjakan staf setelah ada permintaan dari pihak luar. ***