POJOKSATU.id, NIKITA Mirzani merespon santai terkait dirinya yang dilaporkan pengusaha skincare Reza Glady atas tuduhan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Nikita Mirzani menekankan, tidak pernah memeras Reza Gladys, melainkan kakak ipar Siti Badriah ini yang lebih dulu memintanya tidak mereview produk skincare.
Nikita Mirzani pun menjelaskan kronologi awal terkait dengan Reza Gladys.
"Reza Gladys ini ingin menemui saya karena tidak mau saya membahas tentang skincare-nya dia yang mirip sama punya dr Richard Lee, plek ketiplek. Dan gua sudah beli di e-commerce Reza Gladys, dia tahu saya sudah beli, dia ketakutan," ujarnya dalam Live Instagram dikutip Pojoksatu.id, Kamis, 6 Februari 2025.
Setelah itu, menurut Nikita, Reza mencarinya melalui asistennya Ismail. "Dikasihlah nomor telepon Mail, dia telepon Mail, ditelepon itu jelas sekali ada rekamannnya yang Reza Gladys memohon kepada Mail untuk bertemu sama saya, agar tidak direview skincare berbahayanya yang sama dengan punya dr Richard Lee," bebernya.
Kemudian, kata Nikita, Reza Gladys lah yang menawarkan sejumlah uang. "Dia menawarkan saya sejumlah uang, dia bilang 'Il (Mail) bilangin sama Kak Niki, soalnya kalau direview sekali sama Kak Niki, netizen nanti bakalan percaya banget sama omongannya kak Niki," sebutnya.
Saat itu, Reza Gladys mengatakan siap memenuhi apa saja, jika diminta. "(Pembicaraan Reza dan Mail) terus bilangin dia mau apa, berapa, aku kasih, asal jangan direview, damai-damai aja, bilangin sama Kak Niki bantu-bantu aku," ujarnya mengulangi kalimat Reza.
Oleh karena itu, Nikita mengaku heran dengan tuduhan pencucian uang yang disebut Reza. " dia yang nawarin uang, dia pula yang merasa diperas," tukasnya.
Nikita menyinggung teman-teman Reza Gladys dan Shella Saukia. "Memang mereka itu geng ajaib, Geng Gladys, Shella Saukia ular, ajaib, karena mereka menawarkan sejumlah uang, mereka yang mau perdamaian, mereka yang menyebarkan fitnah-fitnah bahwa gua, dokter Oki, Doktif sindikat mafia," tandasnya.
"Untung semua ada bukti chat, rekaman, mereka rada-rada. Memang kita engak bisa pungkiri, pertemanan mempengaruhi, kalau kita berteman dengan orang bodoh, kita akan lambat laun terbawa bodohnya," sentilnya.
Di penghujung pernyataannya, Nikita menyampaikan pesan untuk Reza Gladys. "Satu pesan gua buat Reza Gladys, negara ini bukan milik elu, negara ini ada pemimpinnya, namanya presiden, jadi jangan lu atur-atur hukum di Indonesia, kok orang baru dipanggil mau dipenjara, jangan marah, kalau goals lu tidak tercapai memenjarakan Mail, karena memang tidak ada pemerasan," tuturnya.
"Yang ada lu mau memaksa gua agar tidak mereview atau mepposting salah satu produk lu yang sangat amat berbahaya. karena besoknya setelah Mail pulang, Reza Gladys ini murka, mungkin dia ngedengarin circle-nya," pungkasnya.
Seperti diketahui, Reza Gladys melaporkan tidak hanya Nikita, tapi juga Ismail dan dr Oky.
"Klien kami telah membuat laporan di Polda Metro Jaya per tanggal 3 Desember 2024, terhadap inisial NM dan kawan-kawan," ujar Kuasa Hukum Reza Gladys, Julianus Paulus Sembiring.
"Diduga kuat, mereka melakukan tindak pidana sebagaimana Pasal 27B ayat (2) UU No. 1 Tahun 2024 tentang ITE, Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, serta Pasal 3, 4 dan 5 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang," sebutnya.
Ismail sendiri telah diperiksa polisi dan statusnya masih sebagai saksi. dr Oky Pratama dan Nikita Mirzani juga diduga tengah diperiksa, usai terlihat mendatangi Polda Metro Jaya, Kamis, 6 Februari 2025. ***

