POJOKSATU.id, KOMIKA dan aktor Zarry Hendrik menyampaikan permintaan maafnya atas kata-katanya 'Dagang Kamisan' ketika diminta kehadirannya di Aksi Kamisan ke-17 tahun, Kamis 18 Januari 2024.
Zarry Hendrik meminta maaf setelah dihujat habis-habisan, karena kata-kata 'Dagang Kamisan' itu dinilai menyinggung para korban berbagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di tanah air.
Zarry Hendrik dianggap sama sekali tak punya empati. Karena Gerakan Aksi Kamisan yang diusung sejak 18 Januari 2007 dilakukan demi memperjuangkan penyelesaian kasus HAM.
Aksi Kamisan ada sebagai bentuk protes para keluarga korban diantaranya Tragedi 1965, Semanggi I, Semanggi II, Trisakti, Tragedi 13-15 Mei 1998, kasus Talangsari, kasus Tanjung Priok, termasuk pembunuhan aktivis Munir.
Baca Juga: Maxime Bouttier Akui Dukungan Luna Maya Sangat Membantunya di Masa Duka Meninggalnya Sang Ibunda
Kata-kata Dagang Kamisan itu muncul saat Zarry Hendrik diundang dalam diskusi di aplikasi Space.
Kemudian di penghujung diskusi, peserta mempertanyakan apakah Zarry Hendrik yang saat ini jadi pendukung Capres 02 mau datang dan ikut dalam aksi 17 tahun Kamisan.
"Gua harus akui, gua tidak melakukan dua ini. Gua tidak pernah Dagang Kamisan dan tidak pernah datang Kamisan," ujarnya.
Sontak berbagai hujatan langsung menghampiri akun X-nya. Emosi netizen membara yang tak hanya menghujat tapi mendoakan hal-hal buruk ke Zarry.
Baca Juga: Tulis Pesan untuk Seseorang yang Menyakitinya, Putri Anne Sindir Haters dan Arya Saloka?
Zarry pun menuliskan permintaan maaf-nya. Dia meminta netizen mendengarkan diskusi dari awal.
"Soal Space kemarin, alangkah baiknya didengarkan dari awal. Aku rasa boleh juga untuk memahami suasana sejak awal di Space. Gimana judulnya diganti jadi Desak Zarry pas aku masuk," ungkapnya.
Dia mengatakan join di Space itu bersifat spontan menerima undangan host. "Yang kemudian langsung dihujani pertanyaan bertubi-tubi. Suasana awalnya damai dan penuh canda tapi di akhir sebelum aku pamit topiknya mulai sensitif," tuturnya.
Pun, dia mengakui memang belum pernah datang ke aksi Kamisa. "Semoga bisa di lain kesempatan, di waktu dan suasana yang lebih pas," tulisnya.
"Aku minta maaf banget untuk kata-kata aku yang insensitif kemarin, terutama untuk pihak-pihak yang kecewa atau tersakiti oleh perkataanku," akunya.
Dia menjelaskan kata-kata tercetus secara emosional, karena dirinya punya keresahan dengan adanya pihak-pihak yang menjadikan peristiwa itu untuk dagangan atau gorengan politik.
"Piha-pihak yang aku maksud tentunya bukan mereka yang murni bergerak atas dasar kemanusiaan dan perjuangan keadilan," tukasnya.
Baca Juga: Bikin ARMY Bangga, Jimin BTS Lulus dari Pelatihan Dasar Wajib Militer dengan Nilai Tertinggi
Pihak-pihak yang dimaksudnya menjadikan isu tersebut gorengan politik adalah mereka yang suka memainkan isu-isu sensitif untuk suatu agenda bisnis serangan politik.
"Yang bukan murni kepedulian dan tanda hormat kepada terkait di dalamnya. Kuharap, itu bukan kamu," lanjutnya.
"Sekali lagi, aku minta maaf untuk tiap kata yang menyinggung semua pihak," pungkas Zarry Hendrik. ***

