POJOKSATU.id, RAPPER Song Mino mendapat tuduhan serius mengabaikan tugasnya selama wajib militer di Fasilitas Kenyamanan Penduduk Distrik Mapo, Seoul, Korea Selatan.
Adalah Dispatch yang melaporkan hasil investigasi terhadap Song Mino hingga pada kesimpulan Song Mino telah mengabarkan tugas selama wajib militer.
Pada laporan yang diterbitkan pada Selasa, 17 Desember 2024. Dispatch menyebutkan telah mengunjungi tempat Song Mino bertugas pada pada 11 November.
Disebutkan member grup WINNER itu bekerja di sini sebagai pekerja sosial dengan tugas membantu pengoperasian fasilitas masyarakat.
Namun, Dispatch mengatakan tidak bisa bertemu rapper kelahiran 1993 itu saat berkunjung ke lokasi.
Baca Juga: Tangis Haru Nikita Willy Berhasil Melahirkan Anak Keduanya secara Normal melalui Metode Water Birth
"Hal yang sama berlaku untuk tanggal 12, 13, 14, dan 15 (November 2024). Bahkan setelah perjalanannya ke Hawaii, Song Minho tidak berangkat kerja," beber Dispatch.
Dispatch mengatakan laporan tentang buruknya layanan ‘pekerja kepentingan publik’ Song Minho diulang beberapa kali.
K-Media itu sampai merinci aktivitas Mino. Pertama, Mino disebutkan pindah ke Mapo Convenience Facility pada bulan Maret lalu.
"Song Mino belum bekerja dengan baik sejak pengangkatannya pada bulan Maret.
Dia sesekali muncul, berangkat kerja, merokok, lalu menghilang," jelas Dispatch.
Baca Juga: Banjir Hujatan usai Bikin Podcast dengan Isa Zega, Respon Maia Estianty Bikin Netizen Makin Kesal
Dispatch memverifikasi kredibilitas laporan Mino, dimana dia memulai layanan alternatifnya di Mapo Facility Management Corporation pada 24 Maret 2023. Dan setahun kemudian, tepatnya pada Maret 2024, lokasi kerja dipindahkan ke fasilitas kenyamanan warga.
"Song Mino tidak dapat bekerja dengan baik sejak bulan Maret. Pengabaian tugas Song Mino diakui pada Oktober lalu. Dispatch mengunjungi fasilitas tersebut lebih dari 10 kali dari bulan November hingga awal Desember. Tapi aku tidak pernah melihat Song Min-ho sekali pun," beber Dispatch.
Mino dilaporkan muncul sesekali, teken absen dan kemudian menghilang.
Dispatch' bertanya kepada penanggung jawab, Tuan L, tentang status kehadiran Song Min-ho.
"Dia tidak memberikan data apa pun karena alasan privasi. (Log kehadiran adalah informasi pribadi, CCTV juga informasi pribadi)," sebut Dispatch.
Masalah yang lebih serius adalah kecurigaan adanya 'rencana jahat' antara Song Mino dan penanggung jawabnya, Tuan L.
'Dispatch' menjaga pintu dari jam 9 pagi hingga 7 malam sepanjang minggu kedua bulan November.
"Song Mino tidak terlihat. Karyawan lain juga menjawab, “Saya belum pernah melihat (Song Mino)".
Ketika 'Dispatch' memeriksa kehadiran Song Mino di tempat kerja, Tuan L berkata, "Hari ini adalah cuti tahunan", "Hari ini adalah cuti sakit", dan "Hari ini adalah rawat inap".
Pada tahun 2013, Komisi Pemberantasan Korupsi dan Hak Sipil menyelidiki status pegawai layanan publik yang bertugas. Terungkap 1 dari 3 petugas pelayanan publik masuk dalam kategori pelayanan buruk (hati-hati, serius, peringatan).
Baca Juga: Begini Respon Bobby Nasution Usai Dipecat Dari PDI Perjuangan
Komisi Hak Sipil merekomendasikan agar Administrasi Ketenagakerjaan Militer menyiapkan ‘Kode Layanan Personil Pelayanan Publik’.
Jika diperlukan untuk pengelolaan tugas, kehadiran diperintahkan untuk dicatat menggunakan 'metode elektronik' seperti kartu kehadiran.
Namun hingga sekarang, 10 tahun kemudian, tidak ada yang berubah. Catatan kehadiran petugas pelayanan publik ditulis dengan tangan. Tergantung pada kebijaksanaan penanggung jawab, ini adalah sistem yang bahkan dapat memalsukan kehadiran.
Bahkan fungsi pengawasan Administrasi Ketenagakerjaan Militer pun tidak efektif. Petugas Mapo Departemen Kesejahteraan Sosial Administrasi Tenaga Kerja Militer yang bertanggung jawab menanggapi 'Dispatch' dengan mengatakan, "Saya memahami bahwa Song Mino bertugas dengan normal".
Baca Juga: SnapTik, Unduh Video TikTok Tanpa Watermark
Sementara itu, Mino akan selesai wajib militer pada tanggal 23 Desember 2024. Dia diperkirakan tidak akan bekerja selama sisa periode tersebut. Laporan tambahan telah diterima bahwa dia sedang mempersiapkan pesta pelepasan pada tanggal 24 dan tanggal 25 Desember. ***

