POJOKSATU.id, SELEBGRAM Fuji mengatakan mulai terbiasa dengan hujatan netizen, sehingga tidak ada niat melaporkan haters ke polisi.
Cap 'artis jalur duka' kerap diberikan kepada Fuji. Baginya, hujatan itu tidak mampu lagi mengusik emosinya.
"Kalau sudah enggak mempan, terkenal jalur duka, sudah biasa-biasa kalau di komen, mata jarak jauh, ini karena pesek aja (hidung). (Dibilang) maghrib, jadi dikomen begitu, bingung aja, ya sudah itu suatu yang tidak benar," ujar Fuji dilansir dari YouTube Venna Melinda.
"Kalau di mata mereka benar ya sudah terusin, itu di mata mereka bukan di mataku," sambungnya.
Fuji juga mengomentari soal dicap 'Duta Taaruf'. "Haters aku bilang aku Duta Taaruf. Ada sebuah video aku becandaan taaruf dulu, sebenarnya omongan becanda, aku belum seregilius itu," jelasnya.
Soal haters, Fuji memang belum mau melaporkan ke polisi. "Enggak mungkin mereka nge-hate komen sebegitu bencinya bikin fake account kalau hidupnya bahagia, mungkin hidupnya capek, enggak ada uang, pengangguran, jadi hati sudah busuk jadi melampiaskan ke orang di sosmed," ungkapnya.
"Jadi ngapain ngelaporin haters, hidupnya aja sudah kasihan," pungkas Fuji. ***

