POJOKSATU.id, FILM terbaru Indonesia garapan Cine Surya berjudul 'Perang Kota' siap tayang pada tahun 2025. Ini adalah film berlatar belakang kemerdekaan Indoensia.
Cine Surya mengumumkan, film 'Perang Kota' ini dibintang beragam aktor dan aktris ternama diantaranya Chicco Jerikho, Ariel Tatum, dan Jerome Kurnia.
"Berlatar perjuangan kemerdekaan Indonesia di tahun 1946, Perang Kota dibintangi oleh Chicco Jerikho (@chicco.jerikho), Ariel Tatum (@arieltatum), dan Jerome Kurnia (@jerompret)," deikian pengumuman Cine Surya dikutip Pojoksatu.id dari laman Instagram @cinesurya, Rabu, 11 Desember 2024.
Film ini merupakan karya terbaru sutradara dan penulis Mouly Surya yang diadapatasi dari novel berjudul 'Jalan Tak Ada Ujung' karya Mochtar Lubis yang terbit pada 1952.
Baca Juga: Gandeng Chef Baek Jongwon, Jin BTS Dirikan Perusahaan Minuman Tradisional Korea
"Isa, Fatimah, dan Hazil dalam epos sejarah terbaru Mouly Surya, Perang Kota, adaptasi dari Jalan Tak Ada Ujung karya Mochtar Lubis," lanjut Cine Surya.
Cine Surya mejelaskan 'Perang Kota' menceritakan seorang Isa, pahlawan perang dan guru sekolah, yang bermasalah di ranjang perkawinannya.
Ia dipercayakan sebuah misi untuk menghabisi petinggi kolonial Belanda dalam usaha mempertahankan kemerdekaan.
Di sisinya ada Hazil yang tampan dan bersemangat tinggi ,yang diam-diam berupaya memenangkan hati Fatimah, istri Isa.
"Persembahan terbaru dari @cinesurya, @starvisionplus, @kaningapictures. Ko-produksi dengan @giraffe.pictures, @volyafilms, Shasha & Co. Production, DUOFilm AS, epicmediaph, @qunfilms, @kongchak_kh. Di bioskop 2025!," ungkap Cine Surya.
Dan, tak sekadar tayang tahun depan, film 'Perang Kota' juga akan dirilis pada event bergengsi Festival Film Internasional Rotterdam edisi ke-54.
"Senang sekali mengumumkan film terbaru kami, Perang Kota, karya sutradara dan penulis Mouly Surya (@moulysurya), akan menjadi film penutup pada Festival Film Internasional Rotterdam edisi ke-54 yang akan diselenggarakan pada 30 Januari-9 Februari 2025," tutup Cine Surya.
Dilansir dari Wikipedia, Novel 'Jalan Tak Ada Ujung' sejak dirilis 1952 mendapat penghargaan dari Badan Musyawarah Kebudayaan Nasional.
Baca Juga: SAH! 8 Provinsi Ini Sudah Ditetapkan Besaran UMP 2025
Novel ini dianggap paling bagus karya Mochtar Lubis. 'Jalan Tak Ada Ujung' diterjemahkan ke bahasa Inggris (A Road with no End) pada tahun 1968 oleh A.H. Johns dan Mandarin tahun 1988.
Novel ini sering dijadikan topik tesis dan disertasi, baik di dalam maupun luar Indonesia.
Dalam novel tersebut, dikisahkan sosok Guru Isa sebagai tokoh utamanya, adalah guru sekolah dasar yang menggemari musik dan sepak bola. Ia sangat disegani warga sekitarnya.
Isa menikah dengan Fatimah. Karena tekanan akibat pendudukan Jepang di Indonesia dan perang kemerdekaan, Guru Isa mulai menderita disfungsi ereksi.
Baca Juga: UKPPPG Piloting 3 Diumumkan Akhir Desember! Ini Kriteria Peserta yang Terancam Tidak Lulus!
Gegara hal itu, Isa mulai mudah takut dan menghindari konflik sebisa mungkin. Ia diam-diam bekerja dengan Hazil untuk meningkatkan kesempatan sukses para gerilyawan namun keburu ditangkap. Saat ia disiksa, ia melawan rasa takutnya dan berhasil ereksi kembali.
Sedangkan, Hazil adalah gerilyawan muda dan sahabat Guru Isa. Ia sangat antusias menghadapi perang kemerdekaan dan bertempur dengan berani.
Setelah berkunjung ke rumah Guru Isa, ia tertarik dengan Fatimah dan mereka pun berselingkuh singkat. Setelah ditangkap Belanda, keberanian Hazil pun hilang berujung memberitahu tempat persembunyian gerilya lainnya saat disiksa Belanda. ***

