POJOKSATU.ID, CHEF Devina Hermawan mengeluhkan masih maraknya pembajakan buku yang dijual bebas di marketplace. Melalui unggahannya di sosial media X (Twitter), ia menuangkan keluh kesahnya tersebut.

"Jargonnya mendukung UMKM, hasil karya penulis kecil saja diembat," tulis pemilik akun @hermawan_devina yang dikutip Pojoksatu, pada Kamis (3/10/2024).

Devina pun menilai bahwa marketplace tersebut masih menutup mata dengan membiarkan buku dibajak dengan melakukan fotocopy, scan pdf dan lainnya.

"Sudah berulang kali dilaporkan, tanggapannya terkesan mempersulit pelapor dan terkesan dibiarkan" tambah finalis Master Chef musim kelima itu.

Baca Juga: Gugatan PDIP Menyoal Pencalonan Gibran Jadi Calon Wakil Presiden, Diputuskan 10 Oktober, Majelis Kehormatan MK Nyatakan Pelanggaran Etik

Devina juga menambahkan jika para penjual di marketplace tersebut justru menantang balik pelapor.

"Laporkan saja, tidak akan terjadi apa-apa," keluh Devina. "Ternyata selama ini penerbit pun mengeluhkan hal serupa." tambahnya lagi.

Menurut Devina ia selalu membagikan resep masakan secara gratis di sosial media. Namun, ia mengaku kesal jika buku resep yang ia tuliskan dibajak oleh orang tak bertanggungjawab.

Baca Juga: Gagal Paham, Polisi Nyaris Tilang Mobil Suzuki Jimny Caribian, Awalnya Dikira Modifikasi, Endingnya Malah Bikin Ngakak

"Namun untuk menerbitkan buku resep itu prosedurnya jauh lebih kompleks, panjang, dan menelan biaya tidak sedikit. Bagaimana penulis-penulis di Indonesia bisa berkembang kalau seperti ini?" kata Devina

Menurut Devina kampanye dukung UMKM sangat tidak sinkron dengan fenomena pembajakan buku yang terjadi di marketplace Indonesia.

"Di satu sisi mengkampanyekan gerakan memajukan pelaku UMKM, namun di saat yang bersamaan “membiarkan” penjual yang menjual hasil penggandaan suatu karya secara ilegal bahkan setelah diberikan aduan tertulis." ujar Devina.

Unggahan yang sudah diunggah sebanyak 2,9 ribu ini menarik komentar warganet.

Baca Juga: Bikin Bangga, Desainer Torang Sitorus Tampilkan Kain Halal di Ajang House of Icon Fashion Week London

"Pernah coba pakai fitur report sebagai user, ternyata panjang alurnya, harus sebagai penulis/penerbit. Mereka maunya cuan doang. Kalau dibatasi=tidak ada transaksi," keluh akun @yakaulia.

"Sedih sih gak cuma buku Chef, apapun yang palsu. Contohnya skincare, kita gak bisa apa-apain pelakunya, banyak banget soalnya yang jual skincare palsu di sana, tapi ya tetep bisa kejual aja." tulis akun @sefiiin

Untuk diketahui, Devina Hermawan menerbitkan beberapa buku, seperti Indonesian Fusion Foods dan Yummy 76 Menu Favorit Anak, dimana ia membagikan ragam resep masakannya ke dalam buku tersebut.

Baca Juga: Ini Daftar Kendaraan RODA EMPAT dan RODA DUA yang DILARANG Mengisi BBM Pertalite dan Solar Subsidi, Dari AVANZA Hingga NMAX, Cek Antrean di SPBU

Keluhan Devina ini pun mendapat perhatian dari warganet, dan banyak yang mendukungnya untuk bersuara agar perlindunganhak cipta di era digital menjadi perhatian platform e-commerce dan juga pemerintah. ***