POJOKSATU.id, PROTES fans Jimin BTS di Korea yaitu K-PJMS berhari-hari di depan gedung agensi, HYBE membuahkan hasil. Satu dari empat tuntutan dikabulkan, yaitu sertifikasi RIAA untuk lagu 'Like Crazy'.
Lagu 'Like Crazy' Jimin BTS resmi mendapat sertifikat RIAA platinum di Amerika Serikat setelah terjual 1 juta unit di negeri Paman Sam itu.
Lagu 'Like Crazy' dari album FACE milik Jimin itu mendapat sertifikasi RIAA setelah kurang lebih empat bulan PJMS menuntut tidak ditanggapi. Kemudian berakhir demo di depan gedung perusahaan agensi HYBE.
Like Crazy sendiri sudah terjual 1 juta unit di AS sejak Agustus 2023, dan baru disertifikasi tertanggal 30 November 2023. Dan, ini diyakni berkat protes keras PJMS, yang melihat agensi tidak adil.
Baca Juga: So Sweet, Sambil Berlutut Berikan Cincin, Lutfhi Aulia Melamar Hanggini
Karena lebih dulu mengurus sertifikasi RIAA lagu 'Seven' Jungkook feat Latto, pada 6 November 2023, setelah terjual 1 juta unit pada Oktober 2023, sementara Like Crazy Jimin terjual 1 juta unit sejak Agustus 2023.
Fans pun lega usaha mereka memprotes agensi berbuah manis. Sertifikasi RIAA yang diterima Jimin trending di X atau Twitter sejak Jumat malam, 1 Desember 2023.
"Selamat Jimin. Walau meski didemo dulu agensi baru bergerak, bayangkan kalau kita diam, pasti agensi diam juga, kasihan Jimin," komen salah satu penggemar idola kelahiran Busan, Korea Selatan itu.
Dengan sertifikasi RIAA itu, maka 'Like Crazy' Jimin bergabung dengan 'Gangnam Style' oleh PSY sebagai lagu Korea yang sejauh ini mendapatkan RIAA Platinum.
Baca Juga: Foto Bareng Aaliyah Massaid, Fuji : Kita Aja Akur, Masa Netizen Enggak
'Like Crazy' menjadi satu-satunya lagu Solo dari penyanyi Korea yang mencapai ini dalam satu dekade terakhir.
Jimin bergabung bersama Bruno Mars, PSY, Joji, Olivia Rodrigo, Zayn Malik yang meraih RIAA Platinum dengan lagu murni solo.
Jimin juga bersama PSY dan Jungkook sebagai artis Korea yang sejauh ini mampu meraih RIAA Platinum.
Selain RIAA Platinum, Jimin juga sejatinya mendapat Canada Gold, karena telah menjual lebih 40.000 unit lagu Like Crazy. Dia satu-satunya solois Korea yang berhasil mencapai itu.
Baca Juga: BCL dan Tiko Aryawardhana Akan Rayakan Pernikahan di Bali
Dia juga mendapatkan Japan RIAJ Platinum, karena album FACE terjual 250.000 eksemplar di Jepang. Kemudian, Circle Album Sales Million (karena FACE terjual lebih dari sejuta) dan Circle Album Sales Platinum (FACE terjual 250 ribu di Weverse).
Sebelumnya diberitakan untuk mengambil serfikat platinum/gold dari RIAA, label atau manajemen/agensi harus mengurusnya dengan membayar biaya administrasi sekira $450 atau Rp7 juta.
PJMS protes sejak 13 November 2023, karena agensi tidak mengurus sertifikasi RIAA Platinum Like Crazy. Mereka memarkir beberapa truk berisi tuntutan yang menjadi perhatian publik.
Selain itu masalah RIAA, dalam tuntutannya, K-PJMS meminta agensi dan perusahaan menjelaskan alasan jumlah streaming Like Crazy dipisah antara versi Korea dan Inggris di hari kedua rilis di Spotify. Padahal, artis lainnya dengan kasus yang sama jumlah stream digabung.
PJMS sempat meminta penjelasan Spotify, dan aplikasi lagu itu menjelaskan pemisahan stream itu bisa tergantung agensi.
Selanjutnya, K-PJMS menuntut penjelasan dan permintaan maaf HYBE dan BigHit atas kegagalan me-restock CD Like Crazy sejak pekan ke-2 rilis.
Fans berulang meminta restock CD, namun belum diketahui apa alasan agensi tidak melakukannya, yang sejatinya makin banyak CD dibeli, perusahaan akan lebih untung.
Tuntutan keempat adalah agensi harus menindak tegas dan memberikan proteksi untuk Jimin BTS atas segala fitnah, missinformasi dan hujatan.
Lalu apakah beda PJMS dan ARMY? PJMS adalah penggemar khusus Jimin BTS, dan ARMY adalah fans semua member BTS.
PJMS dikenal sangat solid, dan garda terdepan membela Jimin BTS dari haters. Mereka juga beberapa kali trending karena dianggap sebagai solo stan, atau fans yang hanya menyayangi satu member BTS saja.
Hanya saja, secara umum setiap member BTS juga punya solo stan yang kerap 'perang' di media sosial. ***

