POJOKSATU.id, PENYANYI Sarwendah menjawab penasaran netizen tentang penyebab perceraiannya dari Ruben Onsu. Banyak yang menyebut, semua berawal saat mantan suaminya memilih jadi mualaf. Benarkah?
Sarwendah memastikan spekulasi netizen itu tidak benar. Menurutnya Ruben Onsu mualaf tidak ada kaitannya dengan rumah tangga mereka, termasuk bukan penyebab perceraian.
"Enggak sih (bukan soal Ruben Onsu mualaf), perceraian itu terjadi karena memang ada permasalahan kita berdua. Tapi tidak ada hubungannya sama sekali dengan keyakinan, karena kehidupan rumah tangga saja," ungkap Sarwendah dikutip Pojoksatu.id dari YouTube dr Richard Lee, Sabtu, 12 April 2025.
Mantan member grup Cherrybelle itu, mengatakan hingga saat ini dirinya masih penganut Kristen, termasuk kedua putrinya. Sedangkan, Betrand Putra Onsu seorang Katolik.
Hidup dalam keyakinan berbeda, sejatinya diakui Sarwendah bukan hal yang jadi pertentangan. Dirinya tak ingin membebani anak-anaknya soal agama, meski dirinya dan Ruben sudah beda keyakinan.
"Orang tua ku Budha, aku Kristen, Onyo (sapaab Betrand) Katolik, anak-anak Kristen, aku pengen anakku nyaman, dibebaskan saja, karena itu pilihan hati, lebih baik apa yang buat mereka nyaman," jelasnya.
Pun, dirinya tak memungkiri, menjadi orang tua tunggal bukan pekerjaan mudah. Apalagi, harus dihadapkan pada banyak pertanyaan anak-anaknya tentang rumah tangganya dan Ruben Onsu yang jadi perbincangan.
"Paling berat menjelaskan ke anak, karena aku sedikit pun tidak mau menjelekkan orang lain, gimana pun itu, sampai kapanpun papanya anak-anak," sambungnya.
Baca Juga: Menkomdigi Dorong Migrasi ke e-SIM: Perlindungan Ganda dari Kejahatan Digital
Dia menegaskan selalu menjelaskan pertanyaan anak-anaknya secara netral. Meski, kadang-kadang, Sarwendah memerlukan bantuan psikolog untuk menjaga mental buah hatinya ketika membaca media sosial.
"Cici (Thalia) bisa membaca headline. Dia lihat dari sini, dari sana. Onyo lebih complicated lagi, karena dia bisa baca semua. Tentang pertanyaan sangat susah, aku juga menanyakan kepada yang ahli, aku konsultasi sama psikolog, mau segala sesuatunya baik," tuturnya.
"Aku enggak mau ganggu mental anak-anakku, karena satu omongan saja, anak-anak sekarang fragile (rapuh) karena media sosial enggak bisa kita kontrol, yang bisa kita kontrol anak-anak agar apa yang aku omongin benar, jangan mendengarkan sana-sini yang bikin mereka pusing," sambungnya.
Sebagai seorang janda, Sarwendah juga harus mengubah berbagai pola kehidupannya. Diantaranya, memutuskan sesuatu sendiri tak lagi bergantung suami.
"Kita melalui banyak perjalanan, mau ke depannya lebih baik, apalagi sekarang semua bisa diputuskan sendiri. Aku sebagai seorang istri aku nanyak ke suami, kalau sekarang bedanya keputusan sendiri," tukasnya.
Sebelumnya, di tengah-tengah momen Idul Fitri, Ruben Onsu mengumumkan telah menjadi mualaf.
Hal itu disampaikannya di laman Instagram-nya, sekaligus menjawab semua tanda tanya netizen soal kabar mualafnya.
Dia mengatakan, menjadi mualaf setelah melalui pemikiran yang panjang. "Semua keputusan ini sudah saya pikirkan lama, dan tidak ada kaitan nya dgn rumah tangga yang pernah saya jalanin, dan ini bukan karena paksaan siapapun," tegasnya.
"Semoga saya bisa istiqamah, dan lewat tulisan ini saya meminta maaf pd siapapun, jika ada perkataan dan tingkah laku saya selama ini," lanjutnya.
Dia mengakui menjadi mualaf setelah dibimbing suami Kartika Putri, Habib Usman. Termasuk dukungan dari Lesti dan Rizky Billar.
"Terima kasih untuk @habibusmanbinyahya untuk bimbingannya yang tak henti perhatiannya untuk saya yang terus belajar. Jangan lelah ya bib dan @kartikaputriworld yang selalu baik dan tak henti menyemangati," ungkapnya.
"Terima kasih untuk @lestikejora yang dari awal tak henti untuk menyemangati dalam saya berproses, juga pendengar yang baik dan memberikan jawaban-jawaban yang baik tanpa menyakiti orang lain. Sehat terus ya dan bahagia terus ya bersama @rizkybillar dan anak-anak," tutup Ruben Onsu. ***

