POJOKSATU.id, USTAZ Ridwan Kholid atau yang akrab disapa Shifrun angkat bicara di tengah kegalauan ARMy-fans BTS, soal postingan produk McDonalds yang diunggah Kim Taehyung alias V di akun Instagram-nya.

Ustaz Shifrun yang sering membahas soal ARMY dan BTS di TikTok ini memberi pandangan untuk dua kubu fans yang terpecah belah gegara masalah postingan kentang McDonalds yang secara sadar diunggah V.

Dia menekankan unfolllow V bukan berarti berhenti mencintai pria asal Daegu itu. "Bahkan terkadang menjauhi adalah ciri cara mencintai tak terbatas Jarak," ujar Ustaz Shifrun dikutip Pojoksatu.id dari akun TikTok-nya, Kamis, 25 Juli 2024.

Baca Juga: Imbas Unggah Produk McDonald, V BTS Kehilangan 100 Ribu Followers, ARMY Masih Berharap Kim Taehyung Hapus Foto Itu

Bagi ARMY yang merasa kecewa karena menilai V tidak peka dengan situasi di Gaza, Palestina karena memuat gambar produk yang masuk dalam daftar boikot, tidak malah menjauh dari sang idol sementara Waktu.

"Hari kamu kecewa sama Taehyung ambillah sikap, berikan arak, menjauhlah, kamu sudah terlalu dekat, jangan," sarannya.

"Berapa banyak ARMY yang sudah mengetahui ini pasti terjadi tapi memaksakan diri untuk mengikuti dengan dalih mencintai. Tapi apa yang akan terjadi? Kamu pasti akan patah hati lagi, jika kamu tetap memaksakan hanya kecewa lagi yang menghampiri," ungkapnya.

Baca Juga: Tetiba Hujat Pegi Setiawan, Ini Awal Mula Nikita Mirzani Murka dengan Pria yang Dibebaskan dari Status Tersangka Pembunuhan Vina Cirebon Itu

Dia menjelaskan mencitai itu bukan gerakan dimanis atau satu arah. Melainkan diperlukan kesadaran diri kapan harus mendekat, kapan harus menjauhi.

"Kali ini kalian menjauhi bukan karena membenci, justru karena kalian cinta, mendiamkan dan menjauhkan diri dari bentuk kesalahan adalah bentuk sikap cinta yang sudah melampui makna cinta sekedar untuk memiliki, selamat untuk kalian yang cara mencintainya sudah upgrade sejauh ini," tuturnya.

Dan, teruntuk yang tetap follow V, Ustaz Shifrun memastikan tidak akan meninggalkan ARMY tersebut.

Baca Juga: Adik Iparnya Dicap Pengangguran, Ayu Ting Ting : Yang Berkomentar Buruk, Teruskanlah Dosa-dosa Kalian

"Gua enggak akan ninggalin kalian, di saat banyak oknum ngeremehin kalian, bukan sedikit bawa-bawa Islam, bawa-bawa agama untuk nyakitin hati kalian, 'yang enggak unfollow bukan pasti denial. Tapi gua percaya setiap kalian pasti ingin menjadi lebih baik, sekalipun ada di antara kalian denilai sekalipun. Gue tetap temani kalian kok," ucapnya.

"Gua pengen bantuin kalian kok ARMY, buktiin ke mereka yang nyakitin hati kalian, nuduh kalian sudah tertutup hatinya, kita buktiin bareng-bareng, bahwa kalian bisa menjadi lebih baik, bahkan lebih baik dari mereka kalua mau," sebut.

Pun, dia sangat mengapresiasi buat ARMY yang berani unfollow akun Instagram Taehyung.

"Buat kalian ARMY yang gagah berani Unfollo Taehyung, gua bangga, gua respect sama kalian, enggak sia-sia gua nemanin kalian selama ini. Enggak sia-sia gua begadang ngebedain mana mukanya Taehyung, mana mukanya Jungkook, semua terbayaR," ungkapnya.

Baca Juga: Riccardo Calafiori Sisa Tunggu Tes Medis di Arsenal Lalu HERE WE GO, Hasil Penjualan Dibagi Dua

Tapi gua percaya, kalian kuat, gua percaya kalian hebat, semua bakal berlalu,

"Apa yang sudah kalian lakukan adalah bukti cinta kalian ke Tuhan dan kepada kemanusiaan jauh lebih besar dibanding ke kita. Sebagaimana tuduhan sebagian orang yang mengatakan kalian menyembah idola, kalian menganut agama BTS," sebutya.

Ustaz Shifrun mengatakan tidak ada yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas, menyerahkan apa yang dia punya, apa dia cintai kepada Allah.

"Dia cinta banget terhadap sesuatu tapi kalau sesuatu itu bertentangan dengan apa yang dimau Allah dia berani meninggalkan itu, Allah respect sama orang yang gini," ujarnya.

Baca Juga: Sembilan Tahun Sertifikasi Guru, Realisasinya Masih Sangat Jauh dari Target

"Kalau kalian (ARMY) konsisten meskipun berat, kalian akan jadi kesayangan Allah juga, kalian kuat-kuat ya. Setiap ujian adalah ciri cara Allah ingin menaikkan kualiatas kita, dalam hal ini kualitas kita dalam mencintai sedang diuji," pungkasnya. ***