POJOKSATU.id — Andrew Garfield mengungkap sisi lain dari kehidupannya sebagai bintang film Hollywood.
Aktor yang dikenal lewat perannya sebagai Spider-Man tersebut mengaku tidak jarang membayangkan meninggalkan industri hiburan dan memilih kehidupan yang lebih damai tanpa perhatian publik.
Keinginan untuk beristirahat dari dunia akting itu semakin terasa setelah Garfield melewati periode kerja yang sangat sibuk.
Dalam wawancara bersama Variety, ia menyebut telah menjalani berbagai proyek secara beruntun selama kurang lebih 11 hingga 12 bulan.
Baca Juga: Laut Bercerita Siap Masuk Bioskop Oktober 2026, Angkat Kisah Aktivis Era Orde Baru
Garfield menyadari bahwa pekerjaan sebagai aktor tidak berhenti ketika proses produksi selesai.
Setiap film juga membutuhkan rangkaian promosi untuk memperkenalkannya kepada masyarakat.
Meski memahami kewajiban tersebut, Garfield mengaku sebenarnya memiliki keinginan yang berbeda.
Ia lebih memilih membiarkan penonton menikmati film yang dibintanginya, sementara dirinya mengambil waktu untuk menjalani kehidupan sederhana di daerah pedesaan.
Salah satu gambaran kehidupan yang diinginkannya adalah tinggal di kawasan Somerset sambil melakukan kegiatan seperti membuat kerajinan dari kayu dan menikmati lingkungan alam di sekitarnya.
Keinginannya untuk memperoleh kehidupan yang lebih tenang ternyata juga berkaitan dengan kebiasaannya menggunakan teknologi.
Garfield mengakui bahwa dirinya masih kesulitan membatasi waktu yang dihabiskan bersama ponsel.
Kendati tidak mempunyai akun media sosial yang dapat diakses secara publik, Garfield ternyata tetap menggunakan Instagram melalui akun pribadi.
Ia bahkan mengaku sering dibuat tidak nyaman oleh laporan screen time yang menunjukkan betapa banyak waktu yang telah dihabiskannya menggunakan perangkat tersebut.
Bagi Garfield, persoalan ketergantungan terhadap ponsel bukan hanya dialami oleh dirinya.
Baca Juga: Video Asusila Berciuman di Kantor Ternyata Kepala PBJ Setda Sumbar, Sudah Ajukan Surat Mundur
Ia melihat banyak orang menghadapi masalah serupa karena platform digital dibuat sedemikian rupa untuk mendorong penggunanya terus membuka dan menggunakannya.
Ketika membuka Instagram, Garfield terkadang menikmati berbagai video dan unggahan seputar kerajinan.
Konten yang menarik perhatiannya antara lain aktivitas membuat kerajinan kayu serta seni keramik tradisional Jepang.
Dorongan untuk menjauh dari ponsel tersebut menurut Garfield menjadi gambaran dari kehidupan masyarakat modern.
Ia menilai semakin banyak orang yang merasa perlu mengambil jarak dari perangkat digital agar dapat kembali menikmati kehidupan di dunia nyata.
Baca Juga: Pilih Mundur dari Kadet Unhan, Ini Lima Momen yang Diungkap Wafa, Medsosnya Ramai Tuai Tanggapan
Gagasan mengenai hubungan manusia dengan alam juga menjadi salah satu hal yang membuat Garfield tertarik membintangi film terbarunya, The Magic Faraway Tree.
Film bergenre fantasi tersebut diangkat dari karya Enid Blyton dan menampilkan Garfield bersama Claire Foy.
Garfield melihat film tersebut memiliki pesan yang relevan dengan kehidupan saat ini, terutama mengenai kebutuhan manusia untuk kembali dekat dengan alam dan membangun hubungan yang lebih erat dengan komunitas.
Melalui film tersebut, ia berharap masyarakat dapat meluangkan waktu untuk meninggalkan layar perangkat digital.
Dengan begitu, penonton diharapkan kembali menikmati kebersamaan dengan keluarga, teman, maupun lingkungan di sekitarnya.
Walaupun Garfield mengaku kerap membayangkan kehidupan di luar dunia akting, kualitasnya sebagai seorang aktor tetap memperoleh pengakuan dari sesama pemain film.
Monica Barbaro, yang beradu akting dengan Garfield dalam film Artificial, bahkan memberikan pujian tinggi dengan menyebutnya sebagai salah satu aktor terbaik yang dimiliki generasinya.
Karena itu, pernyataan Garfield mengenai keinginannya menjalani kehidupan sederhana belum tentu menandakan bahwa ia akan benar-benar meninggalkan dunia perfilman.
Untuk saat ini, ia masih tetap terlibat dalam sejumlah proyek sambil berusaha menemukan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadinya.***


