POJOKSATU.id, KEJADIAN mengerikan dialami pesulap Limbad. Wajahnya terbakar saat gagal melakukan atraksi sembur api di alun-alun Reksogati, Caruban, Kabupaten Madiun.
Akibat kejadian itu yang terjadi Sabtu, 2 September 2023 itu, Limbad dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban. Akibat luka bakar itu dia terpaksa menjalani tindakan operasi.
Direktur Utama (Dirut) RSUD Caruban drg Farid Amirudin menjelaskan luka bakar yang dialami Limbad saat sampai di rumah sakit mencapai 8 persen.
Selanjtnya, Limbad dirujuk ke RSUD Dr Soedono Madiun untuk mendapat penanganan yang lebih baik. Setelah dipindahkan, luka bakar yang dialami Limbad menurun menjadi 4 persen.
drg Farid dan tim langsung melakukan tindakan operasi karena dikhawatirkan terjadi pembengkakan dan luka dalam pada tenggorokan Limbad.
"Sebenarnya luka bakarnya Enggak terlalu. Tapi karena di wajah, kita khawatir kalau sampai ada pembengkakan di tenggorokan, khawatir ada luka dalamnya," ujar drg Farid dilansir dari Radar Kudus (JawaPos Group).
Farid memaparkan kondisi Limbad saat ini yang sudah membaik usai dilakukan operasi. Tim dokter masih terus memantau kondisi dari pesulap itu.
"Tidak ada masalah sampai tadi malam. Saya ikut mengantar ke Soedono, masih bisa diajak komunikasi," jelasnya.
"Pemulihan, itu kan diberi treatment, luka bakarnya langsung dibersihkan itu, tujuannya supaya segera timbul jaringan baru," sebut drg Farid.
Sementara itu, aksi sembur api Limbad yang gagal itu sempat terekam oleh pengunjung yang hadir dan diunggah melalui grup Facebook Info Wong Madiun dan viral hari ini.
Dalam video tersebut nampak asisten dari sang pesulap yang sedang memegangi obor. Tak lama kemudian, Limbad menyemburkan bensin ke api tersebut.
Namun nahas, api yang disemburkan melalap sebagian jenggotnya. Sontak Limbad pun panik dan berusaha untuk memadamkan api yang membakar jenggotnya.
Baca Juga: Aurel Hermansyah Akui Dirinya yang Menjodohkan Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid
Sisa api bensin yang ada di mulut Limbab diduga kian membesar. Diapun langsung dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan medis. ***

